M. ROFIE HARIANTO, RAJA PANTUN ANTIKORUPSI

M. ROFIE HARIANTO, RAJA PANTUN ANTIKORUPSI

Presiden kedua Pak Harto …
Presiden yg sekarang Pak Jokowi …
Perkenalkan saya M. Rofie Hariyanto …
Saya asli Betawi …

Bercerita sosok penebar inspirasi ini, sepertinya memang akan membuat kita terinspirasi. Siapa dia? Lulusan Geografi Universitas Indonesia ini adalah Mohamad Rofie Harianto, pegawai Fungsional Dikyanmas KPK. Banting setir dari kesuksesannya dalam dunia pendidikan dengan jabatan terakhir sebagai General Manager di Bimbingan Tes Alumni (BTA) selama 12 tahun, tidak menggoyahkan niatnya untuk menjadi pegawai negeri.

Berasal dari keluarga Betawi yang konservatif, kedua orangtuanya selalu memintanya menjadi PNS. Kasih anak ke ibu memang sepanjang masa, saat itu kondisi ibundanya yang sedang sakit dan menginginkannya menjadi pegawai negeri, membuat bapak 2 orang ini mengikuti seleksi Indonesia Memanggil (IM-5) yang diadakan KPK pada tahun 2010. Dan, sepertinya doa ibu memang selalu manjur, ia pun diterima di KPK.

Jika ditanya, mengapa masuk KPK? Dia menjawab mungkin ini jalan Tuhan untuk kita. Dan, pengalaman pun membuktikan banyak kisah miris di luar sana. Seperti kejadian saat dia diberikan kesempatan ke salah satu daerah di Nusa Tenggara Timur.

——————–
“Bapak tahu koruptor?”

“Ya,” jawab seorang nelayan di Nusa Tenggara Timur itu, tegas. “Koruptor itu orang hebat. Kaya. Hidup mewah dan terkenal. Tiap hari masuk tivi. Nanti kalo anak saya sudah besar, saya suruh jadi koruptor saja!”

Heh?
——————-

Dan, kejadian miris ini semakin membuatnya tergerak untuk keliling Indonesia dan membantu menyebarkan virus antikorupsi, tidak hanya jalur hukum, tetapi juga pencegahan korupsi melalui bahasa dan alam pikiran. Korupsi mustahil dihapuskan dari muka bumi, tetapi sangat bisa untuk ditekan hingga titik paling rendah.

Baginya, memberantas korupsi itu seperti mandi. Ketika mandi, seorang pasti akan membasuhkan atau menyiramkan air dari atas ke bawah, tidak ada orang yang menyiram airnya dari bawah ke atas. Ketika air disiramkan dari atas, otomatis akan turut membasuh bagian tubuh yang bawah juga. Demikianlah halnya dengan pemberantasan korupsi, jika ada pemimpin yang bertekad dan beraksi kuat memberantas korupsi maka niscaya bawahannya pun akan tergerak.

Ritual mandi adalah sesuatu yang sifatnya pribadi dan dilakukan sendiri. Awalilah pemberantasan korupsi dari diri sendiri. Mulailah menghadiri segala sesuatu dengan on-time, berhenti memberikan uang sukarela kepada pejabat atas tugas dan pelayanan yang sudah jadi kewajiban mereka.

“Banyak hal yang terlihat kecil, tetapi bisa dibayangkan apabila segala hal kecil yang baik itu dilakukan oleh dua ratus juta lebih warga Indonesia. Dampaknya akan sangat besar.”

Sebutan ‘garong’ pun diberikannya kepada para koruptor agar lebih jelas maknanya, lebih nyata dan punya arti buruk. Menurutnya, para koruptor pun akan merasa malu jika diasosiasikan dengan kata tersebut. Sekali lagi korupsi adalah perbuatan buruk.

Sangat disayangkan ketika koruptur kakap sekarang adalah generasi penerus. Baginya, pendidikan antikorupsi sangat diperlukan sesuai amanat UU No 30 tahun 2002 pasal 13 huruf C. Program intinya adalah menanamkan 9 nilai kepribadian utama ke dalam diri siswa SD, SMP, dan SMA: jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

Format lain dari program ini juga akan segera diluncurkan yaitu dalam bentuk buku, film, kartun, dan komik antikorupsi. Indonesia Membumi bisa menjadi agen perubahan kerjasama dengan ACLC-KPK untuk menyebarkan pendidikan antikorupsi ke seluruh masyarakat.

Terkenal sebagai raja pantun antikorupsi di KPK, berikut beberapa pantun menarik karyanya. Gaya pantunnya bisa membakar semangat juang untuk generasi penerus bangsa bergerak bersama, mendidik bersama, dan menyebarkan virus antikorupsi hingga ke pelosok daerah terpencil sekalipun.

Tegak rumah karena sendi
Runtuh sendi, Rumah binasa
Tegak bangsa karena budi
Runtuh budi, hancurlah bangsa!

Penindakan ibarat pemadam kebakaran
Pencegahan ibarat palang pintu
Untuk menuju Indonesia yang berkesejateraan
Kita semua harus padu jadi satu

Ya, seluruh orang Indonesia yang waras pasti mendukung KPK! Semoga upaya pendidikan ini mampu melahirkan generasi yang lebih bersih dibanding generasi sebelumnya (ZR).

Komentar

Silakan berkomentar