Perbedaan British dan American yang Wajib Kamu Tahu, Apa Saja?

Perbedaan British dan American yang Wajib Kamu Tahu, Apa Saja?

Bahasa Inggris merupakan lingua franca (bahasa bersama) yang digunakan seluruh warga dunia untuk berkomunikasi. Oleh sebab itu, tidak heran apabila kamu pernah mendengar beragam  aksen bahasa Inggris dari berbagai belahan dunia, karena memang terkadang aksen tersebut dipengaruhi oleh aksen bahasa asli si penutur.

Ada bahasa Inggris rasa India, bahasa Inggris rasa Jerman, bahasa Inggris rasa Indonesia dan sebagainya. Mirip ketika bahasa Indonesia diucapkan oleh orang Madura, Minang, Jawa, Papua, Makassar, pasti beda-beda kan?

Namun, sejatinya aksen resmi bahasa Inggris yang diakui di dunia hanya ada dua, yaitu British dan American, dan ini yang dipelajari di seluruh dunia. Apa yang membedakan keduanya? Yuk, disimak bahasan berikut ini.

Sejarah

Image Source: bp.blogspot.com

Bahasa Inggris sampai ke Amerika ketika dibawa oleh bangsa Inggris pada abad ke 16 dan 17. Kala itu masih belum ditemukan sistem ejaan standar, baik ragam cara penulisan maupun ketika kamus paling pertama disusun.

Di kawasan Inggris sendiri kamus disusun oleh para pakar bahasa di London. Sementara di Amerika, penyusun kamus bernama Noah Webster. Ia disinyalir yang mengubah ejaan Amerika untuk membedakannya dengan ejaan Inggris.

Dalam hal pelafalan sendiri, perbedaan antara Inggris-Amerika dengan Inggris-UK mulai berkembang setelah gelombang awal pendatang tiba di Amerika. Mereka dikenal karena berbicara dengan aksen yang disebut “rotik”, yaitu pengucapan “r” secara jelas.

Di sisi lain, masyarakat kelas atas di Inggris justru melembutkan pengucapan ‘r’ karena ingin membedakan cara bicara mereka dengan masyarakat biasa. Mengingat kaum elit yang menjadi rujukan, walhasil cara bicara semacam ini yang umum ditemukan di wilayah selatan Inggris.

Penggunaan British dan American

Image Source: bp.blogspot.com

Seperti namanya, American English mayoritas digunakan bangsa Amerika dan negara-negara yang mendapat pengaruh dari negara tersebut. Negara terdekat secara geografis dengan negeri Paman Sam dan cenderung menggunakan American English adalah Kanada.

Berbeda dengan American English, aksen British English yang kental digunakan oleh negara yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth, yaitu Inggris. Selain itu, negara-negara yang merupakan persemakmuran Inggris juga cenderung menggunakan bahasa Inggris dengan aksen British.

Beda lagi dengan aksen British English yang paten digunakan di negeri Ratu Elizabeth, Inggris. Disamping itu, negara-negara persemakmuran Inggris juga berkiblat pada aksen British.

Kita bisa melihat Selandia Baru, negara yang menggunakan aksen lebih condong ke British. Apabila merunut sejarah, sebagian penduduk Selandia Baru sejatinya merupakan imigran yang berasal dari Edinburgh, Inggris.

Oleh karena itu, jangan heran jika di sini kamu lebih akrab dengan aksen British English yang dituturkan oleh penduduk Selandia Baru.

Perbedaan Kosakata

Image Source: ef.com

Disamping perbedaan cara baca, perbedaan dalam hal kosakata juga menarik untuk diketahui. Misal, bahasa Inggris American untuk liburan adalah vacation, sedangkan versi British adalah holiday.

Contoh lagi, kata Football merupakan British English dan Soccer merupakan American English. Kemudian, Timnas Australia sebutannya The Socceroos meskipun Australia cenderung British.

Tidak berhenti sampai disitu, adapun kata yang terkadang bisa memicu kesalahpahaman jika diucapkan diantara dua persona yang terbiasa berbicara dengan aksen berbeda satu sama lain.

Misalnya kata pants. Orang yang terbiasa berbicara aksen American English, akan mengartikan pants dengan celana (yang biasa dipakai di luar, misalnya jeans).Akan Tetapi, bagi orang yang terbiasa memakai British English, pants bermakna celana dalam.

Perbedaan dalam menafsirkan kata ini tentunya akan menghasilkan situasi yang konyol nan memalukan apabila keduanya sama-sama tidak mengertii bahwa pants memiliki makna berbeda dalam British dan American English.

Perbedaan Gramatika

Nah, soal tata bahasa atau gramatika juga ada beda lho antara American dan British. Misalnya kata benda yang menyatakan kumpulan (collective noun) diklaim sebagai kesatuan tunggal dan harus diikuti oleh bentuk to be singular (ex: The football team is playing).

Tapi, merujuk pada Inggris-UK, collective noun bisa dianggap tunggal maupun jamak meskipun secara penggunaan lebih sering digunakan sebagai bentuk jamak (ex: The football team are playing)

Begitu pula gaya formal lebih lazim ditemukan di kalangan penutur di Inggris kalau kamu perhatikan lebih seksama, misalnya contoh kata seperti ‘shall’. Penutur di Amerika lebih  sering menggunakan bentuk ‘will’ atau ‘should’ yang tidak terlalu formal.

Namun, penutur di Amerika mempertahankan pemakaian ‘gotten’ sebagai bentuk lampau dari ‘get’. Karena kata ini perlahan mulai ditinggalkan oleh penutur di Inggris yang lebih memilih menggunakan bentuk ‘got’.

Kemudian, kata ‘needn’t’ umumnya  digunakan di Inggris, akan tetapi masih sangat jarang atau bahkan tidak pernah digunakan di Amerika yang memilih bentuk ‘don’t need to’.

Kata depan juga terkadang bisa berbeda; Inggris-UK menggunakan kata ‘at’ untuk menunjuk waktu dan tempat, sementara Inggris-Amerika menggunakan ‘on’ untuk waktu dan ‘in’ untuk tempat

Penutup

Image Source: bp.blogspot.com

Walaupun ada perbedaan antara bahasa Inggris-UK dan Amerika, yang terpenting adalah persamaannya jauh lebih banyak. Tidak sengaja menggunakan salah satunya tidak akan menyebabkan salah paham saat berkomunikasi.

Penutur dari kedua negara pun biasanya bisa berkomunikasi tanpa kesulitan, jadi kita tidak perlu terlalu khawatir kalau tidak bisa mengingat seluruh perbedaan dari kedua ragam bahasa ini.

Meskipun ada beberapa perbedaan diantara bahasa Inggris-UK dengan Amerika, hendaknya patut dipahami jika persamaannya jauh lebih banyak. Jadi, kamu ngga perlu ribet oprek-oprek perbedaannya kalau tujuanmu agar bisa fasih berbahasa Inggris, cukup jadikan insight saja.

Kalaupun kamu tidak sengaja menggunakan perbedaan tersebut, toh, tidak akan menyebabkan salah paham ketika berkomunikasi. Penutur dari negara yang bersangkutan pun biasanya tidak memusingkan hal demikian, yang terpenting bisa berkomunikasi tanpa hambatan. Jadi, kamu tidak perlu khawatir apabila tidak bisa mengingat seluruh perbedaan di kedua bahasa ini

Leave a Comment