Connect with us

Headlines

Sepakat Jaga Kebersihan, Wako Agung dan Petugas DLHK Targetkan Adipura

Published

on

Dok. Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho bersama petugas DLHK Kota Pekanbaru (23/07/25) / Istimewa

Membumi.com

Pekanbaru – Dalam menjaga kebersihan kota, Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho menyatakan kesepakatan dengan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menargetkan Kota Pekanbaru kembali meraih piala Adipura.

Hal ini disampaikan Agung usai memimpin gelar apel pasukan DLHK Pekanbaru, di Jalan Sultan Syarif Kasim depan SMA N 1 Pekanbaru, Rabu (23/07/25) malam. Dalam kesempatan ini, Agung Nugroho mengecek satu persatu barisan petugas DLHK, mulai dari ASN, mandor, petugas pertamanan, pegawai kantor, petugas kebersihan hingga penyapu jalan. Apel ini diikuti sekitar 1.500 petugas DLHK Pekanbaru.

” Luar biasa hampir seribu lebih petugas kebersihan kita hadir malam ini. Alhamdulillah kami mendengar banyak aspirasi dari mereka, “ kata Agung Nugroho.

Lebih lanjut Datuk Bandar Setia Amanah mengaku memberi perhatian khusus kepada petugas DLHK Pekanbaru. Sebab menurutnya berdasarkan kinerja merekalah yang akan menentukan wajah Kota Pekanbaru.

” Mereka pahlawan Kota Pekanbaru. Bayangkan jika mereka mogok sehari saja, apa jadi kota ini ? Jadi kami sebagai Walikota sangat mengapresiasi kinerja perangkat petugas kebersihan dan pertamanan Kota Pekanbaru, “ ucap Agung.

Agung juga menyatakan, pada malam ini antara Ia dan petugas DLHK sepakat untuk memboyong piala Adipura kembali ke Pekanbaru. 

” Saya harap masyarakat juga mendukung hal ini. Saat ini dari pengamatan kami sekitar 80 persen Kota Pekanbaru sudah dalam keadaan bersih. Jadi kita optimis, untuk mengembalikan piala Adipura ke Kota Pekanbaru, ” ucap Agung. 

Untuk mewujudkan hal itu, Agung mempertajam pembenahan manajemen pada petugas kebersihan dengan memberikan reward dan punishment.

” Kalau kinerjanya mereka baik kita berikan reward, bisa berupa Umrah, beasiswa anak dan tentunya memperjuangkan kenaikan gaji mereka. Jika buruk,punishment berlaku, bisa diberhentikan dan membuat rekrutmen baru, “ tutupnya.

Source : Kominfo

.


.

.