Headlines
HMI Pekanbaru Instruksikan HMI Korkom Pelalawan Gelar Aksi Terkait Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Hingga Rp. 34 Miliar

Membumi.com
Pelalawan – Dalam keterangan persnya Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru, Givo Vrabora hari ini (06/01/26) menginstruksikan HMI Koordinator Komisariat Pelalawan untuk menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan. Instruksi ini dikeluarkan menyusul lambannya penanganan dugaan korupsi pupuk subsidi di Kabupaten Pelalawan yang merugikan keuangan negara hingga Rp. 34 miliar.
Menurut Givo, kasus pupuk subsidi merupakan kejahatan serius karena menyasar sektor vital yang menyentuh langsung kehidupan petani dan ketahanan pangan nasional.
“ Kami memandang Kejari Pelalawan bergerak lamban dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi subsidi pupuk yang diduga merugikan negara sebanyak Rp. 34 milyar. Seharusnya sebagai garda terdepan dalam menegakkan hukum, Kejari dapat lebih sigap untuk menuntaskan kasus ini apalagi yang langsung terdampak adalah rakyat kecil dalam hal ini petani, ” tegas Givo.
Ia menilai, hingga saat ini publik belum melihat langkah progresif dan transparan dari aparat penegak hukum dalam menuntaskan kasus tersebut. Kondisi ini dinilai berpotensi mencederai semangat pemberantasan korupsi di daerah.
“ Untuk itu, kami Himpunan Mahasiswa Islam sebagai organisasi yang berada digaris rakyat dan sebagai wujud kontrol sosial mengintruksikan HMI Koordinator Komisariat Pelalawan untuk dapat mengingatkan Kejari Pelalawan dari jalan untuk serius segera menyelesaikan kasus ini dan dapat menetapkan tersangkanya, ” lanjutnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan fungsi kontrol sosial mahasiswa, HMI Koordinator Komisariat Pelalawan akan menggelar aksi demonstrasi secara terbuka, damai, dan konstitusional dengan tuntutan utama :
1. Segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pupuk subsidi,
2. Membuka secara transparan perkembangan penyidikan kepada publik,
3. Menindak seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu, termasuk aktor intelektual di balik kasus ini.
HMI menegaskan akan terus mengawal kasus pupuk subsidi ini hingga tuntas. Jika penegakan hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya, HMI menyatakan siap memperluas konsolidasi dan tekanan publik sebagai bagian dari perjuangan melawan korupsi.
“ HMI sebagai organisasi perjuangan akan terus berkomitmen mengawal kasus ini sampai selesai sebagai bentuk keberpihakan digaris rakyat, ” tutup Givo.
Kasi Pidsus Kejari Pelalawan yang kami konfirmasi tentang hal ini (06/01/26) mengungkapkan bahwa pihaknya siap menerima dan menyambut aksi tersebut singkat.
.

.

.





