Connect with us

Business

Mengenai Laporan Pertanggungjawaban APBD 2021, Ini Pandangan Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru

Published

on

Membumi.com

Pekanbaru – Dalam agenda Rapat Paripurna ke 8 Masa Persidangan III dalam acara pandangan umum fraksi DPRD Kota Pekanbaru (27/6/22) terhadap laporan pertanggungjawaban Ranperda APBD 2021 di Gedung Payung Sekaki DPRD kota Pekanbaru. Acara akhirnya dibuka oleh Wakil Ketua Novrizal didampingi Sekretaris Daerah M. Jamil menjelang siang, dengan daftar hadir yang tandatangani 23 orang dari 45 orang anggota DPRD kota Pekanbaru, kuorum terpenuhi serta dapat dilaksanakan dan secara resmi dibuka dan terbuka untuk umum.

Dalam kesempatan tersebut, Dapot Sinaga dari Fraksi PDIP langsung menginterupsi dengan mempersoalkan minimnya kehadiran para pimpinan OPD termasuk Camat yang hanya dihadiri langsung oleh Camat Sail selebihnya diwakilkan, padahal pandangan fraksi tersebut sangatlah penting. Menanggapi hal tersebut sejumlah fraksi menyatakan bahwa hal tersebut menjadi catatan penting bagi Sekda untuk dapat dipahami kedepannya, namun sesuai tata tertib persidangan hal tersebut diperbolehkan.

Diawali dengan pandangan dari fraksi Golkar, yang sampaikan oleh Tarmizi Muhammad, ” kami mengucapkan terima kasih kepada Pj. Walikota dan segenap jajarannya yang telah menyampaikan pidato terkait Ranperda 2021, dan bertepatan dengan hari jadi Kota Pekanbaru ke 238 tahun, fraksi Golkar mengucapkan dirgahayu buat Pekanbaru, semoga semakin berjaya, tumbuh menjadi kota yang maju memberi kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakatnya menuju Smart City Madani, ungkap Tarmizi.

” laporan keuangan pertanggungjawaban pelaksana APBD merupakan perwujudan pemerintah yang baik, good governace, esensi ini akan dapat diwujudkan dalam praktik pemerintahan apabila benar benar dilakukan secara transparan, jujur, demokratis, responsif melalui tatacara ini akan mampu melakukan evaluasi secara kritis, objektif dan akurat atas kinerja setiap kegiatan, program dan kebijakan serta segenap kendala yang terjadi, ” ungkap Tarmizi.

Lebih lanjut Fraksi Golkar mengatakan bahwa APBD Tahun Anggaran 2021 merupakan sebuah bentuk aplikasi sistem, pertanggungjawaban anggaran dalam penyelenggaran pemerintahan didaerah, sebagai wujud akuntabilitas pengelolaan dan penggunaan anggaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, juga sebagai sarana untuk melakukan evaluasi terhadap target serta pencapaian kinerja program pembangunan daerah yang telah dilaksanakan selama 1 tahun anggaran.

DPRD Kota Pekanbaru juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pekanbaru yang telah memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas pemeriksaan keuangan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Riau terhadap laporan keuangan Pemerintah Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2021. Semoga hal ini dapat memacu kinerja segenap jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru untuk dapat lebih baik dan serius kedepannya, serta kami berharap dapat dipertahankan pada tahun – tahun mendatang.

Baca : Kembali WTP, Pj. Wako Pekanbaru Ajukan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2021

” Hasil pemeriksaan yang dikeluarkan BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, Fraksi Golkar berharap kepada Inspektorat Kota Pekanbaru untuk dapat memberikan pembinaan, pengawasan serta peneguran terhadap Instansi Pemerintah atau OPD Pemerintah Kota Pekanbaru yang belum menindak lanjutinya. ” ungkap Tarmizi.

Fraksi Golkar juga berkeyakinan, apabila pembinaan dan pengawasan internal ini dapat terlaksanakan oleh Inspektorat Kota Pekanbaru secara serius dan maksimal, maka Pemerintah Kota Pekanbaru akan dapat mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Riau pada tahun-tahun mendatang.

Dalam mencermati dan analisa yang dilakukan secara detail terhadap anggaran tahun 2021, Fraksi Golkar memberikan beberapa pertanyaan dan catatan penting, serta masukan bagi Pemko Pekanbaru dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan pelaksanan pembangunan dimasa-masa yang akan datang.

Adapun beberapa pertanyaan dan catatan dari Fraksi Golkar berkenaan dengan Ranperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2021 diantaranya mengenai capaian yang sangat rendahnya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2021 yang semula ditargetkan sebesar Rp. 1.015 triliun lebih, namun realisasinya hanya sebesar Rp. 684,642 milyar lebih (67,43 %).

” mengapa itu terjadi ? apa usaha dari OPD terkait untuk mencapai target yang telah ditetapkan, apakah hal tersebut terlalu besar ? dan tidak realistis, mohon penjelasannya, ” ungkap Tarmizi.

Kemudian Fraksi Golkar juga mempertanyakan terkait besaran dana penanganan Covid 19 yang sudah dikeluarkan oleh Pemko Pekanbaru disepanjang tahun 2021, ” untuk sektor apa saja dan dalam bentuk apa saja, mohon penjelasannya dengan data yang lengkap, ” ungkap Tarmizi.

Juru bicara Fraksi Golkar juga meminta penjelasan mengenai Silpa yang terdapat didalam Ranperda tahun 2021 lebih kurang sebesar Rp. 30,957 milyar lebih, juga mempertanyakan soal sangat rendahnya capaian realisasi PAD Kota Pekanbaru dari yang ditargetkan hanya Rp. 647,504 milyar lebih (70,64 %). Termasuk mempertanyakan penanganan banjir dari tahun ke tahun yang semakin parah, dan meminta penjelasan mengenai biaya yang sudah dikeluarkan.

Dalam kesempatan tersebut Fraksi Golkar adalah mengenai sangat rendahnya capaian hasil retribusi daerah pada Dinas PUPR hanya mencapai 8,926 milyar lebih (22,19%) dari target awal sebesar Rp. 40,425 milyar lebih.

Baca : Komisi III DPRD Pekanbaru Menginginkan PPDB Yang Berkeadilan

Fraksi Golkar juga mengharapkan kebijakan pendidikan yang lebih baik, yaitu dengan menjamin adanya sarana prasarana sekolah yang merata, baik SD Negeri maupun SMP Negeri yang sangat dibutuhkan karena tidak sebanding dengan daya tampung sekolah negeri yang ada, hal ini menjadi persoalan masyarakat disaat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Fraksi Golkar juga memberikan masukkan agar lebih menekankan dan meningkatkan pola penyelenggaraan Pemerintah yang bernafaskan wirausaha, serta meningkatkan peran BUMD sebagai salah satu indikator keberhasilan bentuk penyertaan modal pemerintah daerah. Termasuk mendorong Pemko Pekanbaru untuk memanfaatkan secara optimal semua pendapatan dan penerimaaan untuk program-program prioritas yang vital untuk kepentingan masyarakat. (*thd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Business

OCBC Indonesia Komit Lestarikan Lingkungan Hidup Bersama Mangrove Jakarta Community

” Kami sangat mengapresiasi OCBC Indonesia yang telah ikut berpartisipasi dalam upaya pelestarian mangrove di Jakarta, ”

Published

on

By

Images : Management OCBC Indonesia bersama Jakarta Mangrove Community dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta

Membumi.com

Jakarta (30/11/23) – Bertepatan dengan momentum Hari Menanam Pohon yang jatuh pada 28 November 2023, OCBC Indonesia bekerja sama dengan komunitas lingkungan Mangrove Jakarta Community dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi Jakarta, melakukan penanaman 5.000 pohon mangrove jenis Rhizophora mucronata di dua lokasi Ekowisata Mangrove PIK dan Pulau Tidung Kecil.

Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari komitmen OCBC Indonesia terhadap pelestarian lingkungan dan sebagai upaya peduli terhadap dampak gas emisi.

Komitmen OCBC Indonesia dalam melestarikan lingkungan hidup juga telah dituangkan melalui usaha-usaha mengurangi jejak karbon dengan melakukan berbagai penghematan energi, kertas, pengelolaan limbah, serta penurunan keluaran emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional Bank.

Bank juga berkontribusi dalam mengurangi jejak karbon melalui kebijakan pembiayaan yang menggunakan penilaian Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST), pemberian kredit hijau dan pemberian kredit bertemakan keberlanjutan.

Julie Anwar, Head of Human Resources OCBC Indonesia mengatakan,

” Kami percaya bahwa perbankan bukan hanya tentang produk dan layanan keuangan saja, tapi juga tentang menciptakan masa depan yang lebih baik untuk diri sendiri, pelanggan, orang-orang terdekat, termasuk komunitas di sekitar kita, “

Julie Anwar, Head of Human Resources OCBC Indonesi

” Hal ini selaras dengan nilai-nilai yang terus ditanamkan dan dijalankan oleh Bank untuk seluruh karyawan, demi membangun masa depan yang lebih baik.”

Julie menambahkan, OCBC Indonesia juga secara konsiten melakukan kegiatan edukasi mengenai pelestarian lingkungan melalui program OCBC Sustainability Learning. Bank juga mendukung implementasi langkah nyata peduli lingkungan dalam kegiatan sehari-hari karyawan lewat kampanye #DimulaiDariSaya, karena pembelajaran tentang keberlanjutan dan pelestarian lingkungan hidup bisa dimulai dari diri masing-masing.

Kegiatan menanam mangrove ini juga merupakan bagian dari employee engagement OCBC Indonesia bertajuk SPARTA (Sepeda, Lari, Tanam), sebuah program yang bertujuan membangkitkan semangat karyawan untuk hidup lebih sehat sambil berpartispasi dalam kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan.

Dalam program ini, karyawan didorong untuk berolahraga yaitu lari dan bersepeda, dan setiap mereka lari atau bersepeda dengan jarak tertentu, setara dengan mendonasikan pohon mangrove yang berperan dalam kelestarian lingkungan.

” Kami sangat mengapresiasi OCBC Indonesia yang telah ikut berpartisipasi dalam upaya pelestarian mangrove di Jakarta, ”

Paundra Hanutama selaku Founder Jakarta Mangrove Community

” Dengan adanya kegiatan ini, kami harap dapat menjadi inspirasi untuk karyawan dan juga masyarakat umum agar terus berusaha melestarikan lingkungan hidup sebagai bentuk tanggung jawab kita untuk anak cucu kita nanti.”

Penanaman pertama akan dilakukan sebanyak 200 pohon di Kawasan lingkungan Hutan Mangrove PIK, dan selanjutnya 4.800 pohon lainnya akan ditanam di Pulang Tidung, Kepulauan Seribu.

Dengan penanaman 5.000 mangrove jenis Rhizophora mucronata ini, diharapkan dapat berkontribusi mengurangi emisi karbon dan menciptakan ekosistem yang seimbang, menjadi tempat hidup bagi berbagai spesies laut, melindungi pantai dari abrasi, dan menyediakan sumber daya alam berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.  

Sekilas Tentang OCBC Indonesia

OCBC Indonesia didirikan di Bandung pada tahun 1941 dengan nama Nederlandsch Indische Spaar en Deposito Bank. Per tanggal 30 September 2023, OCBC Indonesia melayani nasabah melalui 199 jaringan kantor di 54 kota di Indonesia.

Selain itu, nasabah juga dapat bertransaksi melalui 494 ATM OCBC Indonesia, lebih dari 90.000 jaringan ATM di Indonesia, dan sekaligus terhubung dengan lebih dari 600 jaringan ATM OCBC Group di Singapura dan Malaysia. OCBC Indonesia pun melayani nasabah melalui berbagai channel digital, termasuk mobile banking dan internet banking baik untuk individu maupun korporasi.

OCBC Indonesia merupakan salah satu bank dengan peringkat kredit tertinggi di Indonesia yakni peringkat AAA(idn)/stabil dari PT Fitch Ratings Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.ocbc.id.

Source : PR Newswire

.

.

Continue Reading

Business

Daya Tahan Lingkungan Hidup jadi Isu Utama Kota-Kota Besar di Asia

” Resilient Cities Index mengemukakan pentingnya Asia menangani perubahan lingkungan hidup secara lebih serius jika ingin memitigasi risiko ”

Published

on

By

Resilient Cities Images Ilustration

Membumi.com

Singapura (1/12/23) – Tokio Marine Group dan Economist Impact meluncurkan “The Resilient Cities Index 2023”, sebuah riset penting terbaru yang mengkaji risiko terbesar yang dihadapi kota-kota di dunia.

Indeks tersebut disusun oleh Economist Impact dan disponsori oleh Tokio Marine Group, yang mengevaluasi kemampuan 25 kota di dunia untuk menghindari, menghadapi, dan menjalani pemulihan dari berbagai guncangan dan tekanan jangka panjang.

Pada 2050, lebih dari dua per tiga penduduk dunia akan tinggal di perkotaan. Urbanisasi yang pesat menjadikan ancaman ini semakin mendesak, dan banyak kota menghadapi ancaman yang terus berkembang terhadap pusat perkotaan.

Riset ini bertujuan untuk mengukur daya tahan masyarakat dan kota, mengidentifikasi kesenjangan dan tantangan, serta menganalisis peluang dan langkah ke depan.

Menurut index tersebut, berbagai kota di wilayah Asia dan Pasifik lebih rentan terhadap perubahan iklim mengingat faktor geografi dan risiko bencana alam, serta cuaca ekstrem yang semakin memburuk.

Di negara-negara berkembang, hal tersebut kerap diperburuk oleh infrastruktur kelembagaan yang lemah, serta banyaknya penduduk dengan tingkat penghasilan yang lebih rendah. Kota-kota di Asia memiliki kinerja yang relatif baik dalam manajemen bencana.

Jakarta City, Car Free Day Images

Hong Kong, New Delhi, Shanghai, Singapura, dan Tokyo bahkan meraih skor tinggi dari sisi budaya Siaga Bencana.

Laporan ini mengungkapkan, budaya siaga bencana berperan terhadap kesuksesan daya tahan bencana. Beberapa kota di Asia juga memiliki kinerja yang baik berdasarkan aspek infrastruktur penting. Namun, terdapat beberapa kelemahan yang masih membutuhkan fokus strategis.

Baca : The Resilient Cities Index 2023

Kota-kota yang memiliki skor tertinggi adalah Dubai, Shanghai, dan Singapura. Kota-kota dengan pasar yang kaya modal ini lebih berpeluang membangun infrastruktur baru dibandingkan kota-kota di Eropa dengan keterbatasan akibat sistem yang telah berusia puluhan tahun atau berabad-abad.

Menurut aspek ini, infrastruktur digital dan transportasi menjadi kendala dalam meningkatkan  daya tahan kota-kota. Meski demikian, daya tahan kota-kota di Asia kurang memadai dari sisi lingkungan hidup. Indikator ini berkaitan dengan bencana banjir, hawa panas, pencemaran udara, dan dekarbonisasi. 

Di antara kota-kota berkembang di Asia, Bangkok, Dhaka, dan Jakarta kurang mampu menangani bencana banjir, sedangkan, New Delhi dan Jakarta sangat terpapar dari insiden hawa panas. Hal tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi kota-kota ini di tengah kondisi cuaca yang semakin bergejolak akibat perubahan iklim.

” Resilient Cities Index mengemukakan pentingnya Asia menangani perubahan lingkungan hidup secara lebih serius jika ingin memitigasi risiko yang ada dan baru muncul yang dihadapi kota-kota global dan penduduknya.

Max Hirai, CEO, Tokio Marine Asia

Peristiwa cuaca ekstrem, dari topan dan kebakaran hutan hingga banjir dan gelombang panas, semakin sering terjadi bahkan dampaknya semakin buruk. Menilai mitigasi bencana sebagai isu sosial yang penting, Tokio Marine Group berupaya membangun bisnis pencegahan dan mitigasi bencana yang komprehensif.

Kami telah melihat secara langsung peran penting asuransi dalam meningkatkan dinamika pasar di perekonomian berkembang. Dengan meningkatkan penetrasi asuransi, kami membantu pelaku bisnis dan komunitas bangkit kembali, serta mengembangkan kemampuan untuk pulih dengan lebih baik.”

” Kita harus menangani kota-kota di Asia yang semakin rentan dilanda bencana alam, dan upaya tersebut membutuhkan kerja sama pemerintah dan swasta guna membangun daya tahan kota. “

Pavlos, Regional Managing Director Asia Pacific

Perusahaan asuransi spesialis memiliki kemampuan dan keahlian dalam melakukan perhitungan dan menyediakan solusi untuk memitigasi risiko kompleks. Layanan ini termasuk, misalnya, mendukung pengembangan infrastruktur digital dengan menyediakan asuransi siber, serta menciptakan produk baru yang melindungi dan membangun rantai pasok yang lebih tangguh.

Pembentukan Tokio Marine Resilience akan meningkatkan solusi pencegahan dan mitigasi bencana secara komprehensif melalui perencanaan, pengembangan, dan penyediaan layanan baru. Melalui bisnis ini, Tokio Marine Group akan berkontribusi dalam membangun masyarakat tangguh yang mampu menangani bencana alam.

Tentang Tokio Marine Group

Tokio Marine Group merupakan salah satu grup asuransi terbesar dan tertua di dunia. Didirikan pada tahun 1879, perusahaan ini terdiri dari kumpulan bisnis asuransi terkemuka yang disatukan oleh komitmen bersama untuk melakukan hal yang benar bagi pelanggan dan masyarakat.

Perusahaan menawarkan stabilitas di dunia yang penuh risiko, menumbuhkan kepercayaan diri untuk mengeksplorasi peluang baru. Dengan fokus pada daya tahan, Tokio Marine Group berkontribusi dalam membangun perekonomian dan masyarakat yang lebih kuat.

Tentang Economist Impact

Economist Impact menggabungkan ketelitian lembaga pemikir dengan kreativitas merek media, melibatkan khalayak yang berpengaruh secara global melalui wawasan dengan bukti berdasar yang memicu perdebatan, memperluas perspektif, dan mendorong kemajuan.

Layanan-layanan tersebut, sebelumnya merupakan bagian dari The Economist Group sebagai entitas terpisah EIU Thought Leadership, EIU Public Policy, EIU Health Policy, Economist Events, EBrandConnect, dan SignalNoise yang dibangun berdasarkan perjalanan selama 75 tahun, dan menganalisis 205 negara.

Mereka menawarkan desain kerangka kerja, tolok ukur, analisis dampak ekonomi dan sosial, peramalan, penyampaian cerita, keahlian acara, solusi desain, dan produk media terkemuka di pasar, yang secara unik memposisikan Economist Impact dalam memberikan hasil yang terukur kepada kliennya.

Source : PR Newswire

.

.

Continue Reading

Business

Panitia KLB Buka Pendaftaran Calon Ketua dan Calon Ketua DKP PWI Riau

Pendaftaran calon Ketua PWI Riau dan Ketua DKP PWI Riau selama lima hari, yakni mulai 1 desember sampai 5 Desember 2023 pukul 12.00 WIB.

Published

on

By

Images : Bambang Irawan Syahputra, Ketua KLB PWI Riau

Membumi.com

Pekanbaru – Panitia Konferensi Luar Biasa (KLB) Konfeprov XVI PWI Riau membuka pendaftaran Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Calon Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP).

Pendaftaran tersebut dilakukan merujuk Surat Edaran (SE) PWI Pusat Nomor : 117/PWI-P/LXXVII/2023 tentang Pelaksanaan Konferensi.

Ketua Konferensi Luar Biasa (KLB) PWI Riau Bambang Irawan Syahputra, Kamis (30/11/2023) mengatakan. sesuai dengan surat edaran dan masukkan dari PWI pusat. Karena PWI Riau sebelumnya sudah melaporkan rencana KLB PWI Riau pada 11 Desember 2023, maka panitia diberikan hak untuk menyesuaikan waktu pendaftaran calon ketua.

Hasil rapat panitia, SC dan OC, kami memutuskan pendaftaran calon Ketua PWI Riau dan Ketua DKP PWI Riau selama lima hari, yakni mulai 1 desember sampai 5 Desember 2023 pukul 12.00 WIB.

Formulir pendaftaran dipersilakan diambil di kantor PWI Riau setiap jam kerja, ’’ jelas Bambang.

Disebutkan Bambang, hal penting lainnya yang perlu diketahui peserta konferensi berdasarkan surat PWI Pusat Nomor: 117/2023 adalah ;

1. Apabila hanya ada satu calon ketua yang mendaftar dan memenuhi syarat, maka langsung ditetapkan secara aklamasi dalam sidang pleno konferensi.

2. Apabila terdapat dua atu lebih calon ketua yang memenuhi syarat, maka dilakukan pemungutan suara dengan sistem one man one vote atau setiap anggota di DPT memiliki 1 (satu) hak suara.

3. Pemilihan calon ketua dengan mencoblos tanda gambar. Panitia mempersiapkan kertas suara dengan tanda gambar wajah masing-masing calon disertai nama lengkap.

4. Calon yang mendapatkan suara minimal 50 persen + 1 ditetapkan langsung sebagai ketua.

Bambang juga menambahkan, dalam surat edaran tersebut memang diatur soal mulai dari pembentukan panitia hingga waktu proses pelaksanaan dan pendaftaran calon ketua, pengumuman DPS dan DPT.

Karena PWI Riau sudah terlebih dahulu menjadwalkan dan menetapkan waktu konferensi melalui surat pemberitahuan kepada PWI Pusat, maka PWI Riau diberikan kemudahan dengan menyesuaikan sebagian dari surat edaran tersebut. Tetapi, untuk syarat calon ketua harus tetap dilakukan pendaftaran.

Untuk anggota PWI Riau yang akan mencalonkan diri baik sebagai ketua PWI Riau maupun Ketua Dewan Kehormatan, formulir pendaftaran dapat diambil ke sekretariat atau Kantor PWI Riau di Jl Arifin Ahmad. Cp. N Doni Dwi Putra, Hp 085364444788, Zulmiron Hp 082173161117

Untuk Persyaratan Calon Ketua PWI sesuai dengan pasal 26 ayat 2 Peraturan Dasar (PD) PWI Tentang Syarat Calon Ketua, yakni ;

1. Mengisi Formulir Pendaftaran.

2. Melampirkan Foto copi Kartu PWI Biru (Biasa) (KTA).

3. Melampirkan Foto copi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) atau Sertifikat UKW Utama.

4. Melampirkan Foto copi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

5. Melampirkan Pas Photo uk. 4×6 (warna) 2 lembar.

6. Membuat surat pernyataan tidak sebagai ASN, PNS (Kecuali pegawai RRI, TVRI dan LKBN Antara), tidak pengurus partai, tidak menjadi anggota organisasi sejenis, tidak sedang menjadi caleg.

7. Surat pernyataan bermaterai dari perusahaan pers bahwa benar masih berprofesi sebagai wartawan.

8. Bukti pernah menjadi pengurus Provinsi atau Ketua PWI Kabupaten/Kota.

Sementara untuk Persyaratan Calon Ketua Dewan Kehormatan PWI Sesuai dengan Pasal 32 Ayat 4 Peraturan Dasar PWI, Tentang Syarat Calon Ketua ;

1. Mengisi Formulir Pendaftaran.

2. Melampirkan Foto copi Kartu PWI Biru (Biasa) (KTA).

3. Melampirkan Foto copi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) atau Sertifikat UKW Utama.

4. Melampirkan Foto copi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

5. Melampirkan Pas Photo uk. 4×6 (warna) 2 lembar.

6. Membuat surat pernyataan tidak sebagai ASN, PNS (Kecuali pegawai RRI, TVRI dan LKBN Antara, tidak pengurus partai, tidak menjadi anggota organisasi sejenis, tidak sedang caleg.

7. Surat pernyataan bermaterai dari perusahaan pers bahwa benar masih berprofesi sebagai wartawan.

8. Berusia sekurang-kurangnya 40 Tahun.

9. Memiliki pengalaman sebagai pengurus.

.

Sumber : Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau.

.

Continue Reading

Trending