Connect with us

Tech

Sosialisasi OSS RBA untuk Kemudahan Berusaha Menuju Pekanbaru Smart City

Published

on

Membumi.com

Pekanbaru – Guna mendukung program sistem terintegrasi yang diluncurkan Presiden RI, hari ini Pj. Walikota Pekanbaru melalui OPD teknis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemko Pekanbaru mengadakan sosialisasi di Ballroom Prime Park Pekanbaru (23/7/22) yang dihadiri 80 an perusahaan yang tersebar se Kota Pekanbaru baik perseroan terbatas (PT), CV, Hotel, Rumah Sakit, RSIA, Mall dan berbagai bidang usaha lainnya. 

Dalam sambutannya Kepala Dinas DPMPTSP Pemko Pekanbaru mengatakan, ” bahwa Pekanbaru merupakan ibukota dan kota terbesar di Provinsi Riau. Letaknya yang strategis menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu simpul lalu lintas dan jalur perdagangan dipulau Sumatera. Selain itu Pekanbaru juga merupakan pintu gerbang MEA di Indonesia bagian barat pada dalam Bimtek / Sosialisasi Kemudahan Berusaha Angkatan III tahun 2022 dalam Sistem terintegrasi yang dikenal dengan OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach ), ” ungkapnya.

” hal tersebut menjadikan Pekanbaru sebagai sentra ekonomi terbesar dipulau Sumatera. Pekanbaru juga merupakan kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi dan urbanisasi yang tinggi. Melihat karakteristik tersebut dalam rangka untuk meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta mendorong peran serta masyarakat dan sektor swasta dalam pembangunan daerah melalui pemberian insentif dan atau kemudahan berusaha Pemerintah nomor 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berbasis resiko, ” sebut H. Akmal Khairi.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa melalui Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Negara hadir untuk mendorong Investasi melalui kemudahan perizinan berusaha bagi Investor. Adapun Penyelenggaraan perizinan berbasis resiko telah diluncurkan secara resmi oleh Presiden Jokowi pada (9/8/2021) yang dikenal dengan sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach ) Perizinan berusaha terintegrasi berbasis resiko.

Budi Wahidi mengatakan bahwa Penyelenggaraan sistem perizinan elektronik yang diberi nama OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach ) adalah perizinan berusaha yang diberikan kepada pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan kegiatan usahanya yang dinilai berdasarkan tingkat resiko dan skala kegiatan usaha, sistem OSS RBA ini nantinya akan menilai permohonan perizinan berusaha pada tingkat resiko dan besaran skala kegiatan usaha.

Lebih lanjut Budi Wahidi selaku fungsional analis kebijakan ahli muda / sub koordinator Pembinaan Pemantauan dan Pengawasan DPMPTSP menyatakan bahwa, ” kota Pekanbaru berpeluang besar untuk menjadi kota perdagangan dan industri, pusat kebudayaan Melayu dan Kota tujuan investasi. Hal tersebut bukan tanpa dasar melainkan merupakan hasil riset yang telah dilakukan oleh MC Kinsey 2012, the Boston Consulting Group 2012 dan Universitas Indonesia, ” ungkap Budi.

” sesuai arahan Pj. Walikota Muflihun, Pemko Pekanbaru melalui DPMPTSP bersama ini berupaya mendorong sektor usaha agar cepat pulih dan bangkit bersama melewati dampak Pandemi dengan berbagai terobosan serta inovasi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya terhadap sektor usaha Mikro, kecil dan menengah (UMKM), ” sebut Budi.

Disinggung soal hasil ekspose Nomine Pemerintah Kota yang berkinerja baik dalam penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Kota yang ditaja oleh Kementerian Investasi BKPM, Budi mengatakan, ” alhamdulillah beberapa waktu yang lalu kita ( Kota Pekanbaru ) masuk 8 besar se Indonesia, jadi kita minta do’a dan dukungan semua, semoga final Pekanbaru bisa masuk 3 besar, ” ungkapnya penuh harapan. (*thd) 

Untuk Pengaduan Pelayanan Perizinan Kota Pekanbaru di nomor hp dan whatsApp @ 0811.7515.133

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Business

Evermos Memenangkan Nikkei Asia Award 2023, Dukung Kemandirian Ekonomi Perempuan

” Kami berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan Nikkei Asia Award dalam menandai pencapaian awal yang patut dicatat dalam perjalanan Evermos, “

Published

on

By

Para pendiri Evermos. Dari kiri ke kanan: Ghufron Mustaqim, Ilham Taufiq, Iqbal Muslimin, dan Arip Tirta.

Membumi.com

Bandung (27/12/23) – Evermos dengan bangga mengumumkan pencapaian terbarunya dalam meraih penghargaan bergengsi Nikkei Asia Award tahun 2023.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi Evermos dalam mendukung kemandirian ekonomi perempuan, terutama yang tinggal di daerah minim lapangan pekerjaan, dengan menyediakan peluang pekerjaan, mendorong untuk menjadi pemilik usaha, serta memberi akses gratis terhadap pelatihan kewirausahaan.

Evermos terpilih sebagai pemenang Nikkei Asia Award dari 244 nominasi yang diterima dari berbagai negara dan wilayah di Asia. Nikkei Asia Award sendiri merupakan sebuah penghargaan yang diberikan untuk menghargai inovasi dan pencapaian luar biasa yang berasal dari Asia, yang memberikan dampak positif baik secara lokal maupun global.

Penghargaan ini salah satunya menitikberatkan pada inisiatif yang dapat memberikan akses terhadap kemakmuran ekonomi, dalam upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan Nikkei Asia Award dalam menandai pencapaian awal yang patut dicatat dalam perjalanan Evermos,” sebut Arip Tirta, Co-founder & President Evermos.

“Penghargaan ini sekaligus juga menegaskan komitmen kami dalam memberdayakan lebih banyak wirausahawan lokal dan berkontribusi terhadap kemajuan perekonomian Indonesia.”

“Meskipun banyak platform e-commerce dengan layanan serupa yang tersebar di sebagian wilayah Asia, hal yang penting dari Evermos adalah mereka telah menyediakan lapangan pekerjaan ke banyak rumah tangga di pedesaan dan kepada masyarakat yang belum memiliki kesempatan untuk mengasah keterampilan bisnis mereka,” jelas Fujio Mitarai, Advisory Board Nikkei Asia Award 2023.

“Jumlah orang yang didukung oleh Evermos telah berkembang menjadi lebih dari 600.000 jiwa. Banyak diantaranya merupakan perempuan, yang memberikan kegiatan perusahaan ini signifikansi sosial tertentu.”

“Pemberdayaan perempuan adalah bagian integral dari Evermos. Lebih dari 70% reseller kami adalah perempuan, dan tidak sedikit dari mereka yang tinggal di pedesaan,” terang Iqbal Muslimin, Co-founder & Chief of Sustainability Evermos.

” Memperoleh kepercayaan meraih Nikkei Asia Award bagai pemantik bagi kami untuk terus mengupayakan ekosistem wirausaha yang lebih inklusif bagi para perempuan Indonesia dalam mencapai dampak kemakmuran ekonomi yang lebih besar.”

Keberhasilan Evermos bukanlah hanya kisah sukses satu perusahaan, melainkan juga menjadi representasi dari upaya Nikkei Asia Award dalam mengakui dan mendorong inovasi yang mampu mewujudkan perubahan positif.

Penghargaan ini menambah daftar prestasi Evermos yang terus berkembang dan semakin memperkuat posisinya sebagai pelaku kunci dalam mengembangkan ekosistem wirausaha lokal.

Tentang Evermos

Evermos adalah platform connected commerce yang memberdayakan brand lokal dan underserved communities melalui penyediaan jaringan distribusi dan layanan commerce yang berfokus pada produk-produk terkurasi sesuai prinsip syariah.

Selain itu, Evermos juga merupakan one-stop platform yang menawarkan layanan dukungan komprehensif untuk para wirausahawan, mulai dari pemilik brand lokal, reseller, hingga pro seller.

Terdapat berbagai pelatihan kewirausahaan gratis yang diberikan bagi siapa pun yang tergabung dalam jaringan reseller Evermosi untuk mendukung kesuksesan mereka terlepas dari gender, latar belakang pendidikan, lokasi geografis, atau tingkat pendapatan.

Didirikan di bulan November 2018, Evermos telah membangun jaringan connected commerce berbasis reseller terbesar di Indonesia dengan lebih dari 165,000 penjual aktif di seluruh Indonesia dan 1,600 mitra UMKM.

Hingga saat ini Evermos telah mendapatkan berbagai penghargaan industri seperti penghargaan Forbes Asia 100 to Watch di kawasan Asia Pasifik, penghargaan UN Women 2022 Indonesian Women Empowerment Principles (WEPs) dan menjadi anggota jaringan global Endeavor Entrepreneur.

Evermos juga merupakan anggota World Economic Forum’s Global Innovators Community, sebuah grup khusus undangan dari perusahaan start-up dan scale-up paling menjanjikan di dunia yang berada di garis depan inovasi teknologi dan model bisnis etis.

Source : PR Newswire

.

Continue Reading

Entertainment

Proyek PLTB CHN Energy di Afrika Selatan Tarik Perhatian Peserta BRICS Media Forum

” PLTB ini secara kreatif membangun model pertumbuhan ekonomi inklusif yang menyatukan proyek energi, perusahaan, masyarakat, dan lingkungan hidup “

Published

on

By

The Wind turbines of the De War Wind Power Project operated by CHN Energy Longyuan South Africa photographed on Aug.10 in De Car, Cape Town of South Africa.(Xinhua/Dong Jianghui)

Membumi.com

JOHANNESBURG – (23/8/2023) BRICS Media Forum Keenam dibuka di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 19 Agustus lalu. Wang Min, Director, CHN Energy Investment Group, berbagi kisah tentang kerja sama Tiongkok-Afrika di sektor energi dalam sambutannya.

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) De Aar secara efektif mengatasi kelangkaan listrik di Afrika Selatan, menggerakkan pembangunan ekonomi lokal, serta berperan penting melestarikan lingkungan hidup di wilayah setempat.

Di acara ini, sekitar 200 utusan dari sekitar 100 media berita, lembaga kajian, dan organisasi internasional di 30 negara membahas tema “BRICS and Africa: Strengthening Media Dialogue for a Shared and Unbiased Future”. Tujuannya, membangun persahabatan BRICS yang bermutu tinggi, serta mengembangkan mekanisme BRICS.

CHN Energy, salah satu pemasok listrik terbesar di dunia, membangun dan mengelola proyek PLTB terbesar di Afrika Selatan, “De Aar Wind Power Project”. PLTB ini memasok listrik bersih bagi 300.000 rumah setiap tahun.

Lebih lagi, PLTB ini secara kreatif membangun model pertumbuhan ekonomi inklusif yang menyatukan proyek energi, perusahaan, masyarakat, dan lingkungan hidup. Bahkan, PLTB ini dianggap sebagai model kerja sama di sektor energi di kalangan negara BRICS.

Siyabonga Cyprian Cwele, Duta Besar Afrika Selatan untuk Tiongkok, menilai, negara BRICS aktif mengeksplorasi sejumlah cara guna mengubah metode produksi biasa menjadi produksi dan digitalisasi berteknologi canggih. Selama proses ini berlangsung, perusahaan asal Tiongkok memegang peran penting.

” PLTB ini secara kreatif membangun model pertumbuhan ekonomi inklusif yang menyatukan proyek energi, perusahaan, masyarakat, dan lingkungan hidup “

Meilleur Murindabigwi, CEO, IGIHE Ltd., media arus utama di Rwanda, menekankan, Afrika kini sangat memerlukan kerja sama dengan model tersebut. Hal ini disampaikan Murindabigwi ketika mengomentari proyek PLTB antara CHN Energy dan Afrika Selatan.

“Kerja sama energi Tiongkok-Afrika tidak hanya menutup kesenjangan energi setempat, namun juga mentransfer teknologi, serta membantu negara yang menjadi lokasi proyek dalam melatih tenaga profesional. Saya berharap, kerja sama energi tersebut semakin meluas di negara-negara Afrika,” jelasnya.

Menurut Christopher Mutsvangwa, Anggota Biro Politik, Komite Sentral Zimbabwe African National Union Patriotic Front (ZANU PF) sebagai partai penguasa, Sekretaris Bidang Informasi dan Publisitas ZANU PF, dan mantan Duta Besar Zimbabwe untuk Tiongkok, Zimbabwe membutuhkan dukungan CHN Energy untuk menggarap proyek energi bersih, serta memperluas kerja sama di sektor energi, termasuk ikut mengembangkan energi bersih demi mewujudkan hasil dan pencapaian yang saling menguntungkan, serta pembangunan bersama bagi semua pihak.

.

Source : PR Newswire

Continue Reading

Latest

PWI Riau Gelar Sosialisasi KEJ dan KPW, Ilham Bintang: Jaga Integritas Profesi Wartawan

“KEJ adalah kata kunci untuk merawat dan menjaga kepercayaan publik atas kebutuhan informasinya kepada wartawan profesional, mari kita jaga integritas profesi wartawan,”

Published

on

By

Pengurus PWI Se Riau Beserta Senior Wartawan

Membumi.com

BATAM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menggelar Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) serta Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI, di Batam, Provinsi Kepri, 1-3 Agustus 2023.

Kegiatan itu menghadirkan para pemateri nasional yakni tokoh pers Dahlan Iskan, Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat Ilham Bintang, Ketua Komisi Diklat dan Pengembangan Profesi Dewan Pers Tri Agung Kristanto, Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, dan Duta Besar Indonesia di Singapura, Suryopratomo.

Dalam kesempatan itu, Ketua DK PWI Pusat, Ilham Bintang mengatakan, wartawan memiliki konsep operasional moral dalam menjalankan peran dan fungsinya, Kode Etik Jurnalistik (KEJ) salah satunya.

“KEJ adalah kata kunci untuk merawat dan menjaga kepercayaan publik atas kebutuhan informasinya kepada wartawan profesional, mari kita jaga integritas profesi wartawan,” sebutnya, dalam sesi pertama sosialisasi, di Hotel Batam City, Selasa (1/8/2023) siang.

Menurutnya, wartawan disebut profesional minimal harus memenuhi empat syarat: memiliki pekerjaan yang menjadi sumber nafkahnya, pekerjaannya punya organisasi, organisasinya punya kode etik, dan organisasi memiliki institusi yang mengawasi ketaatan anggota pada kode etik profesi.

Tuntutan persyaratan profesional itu, terang pria yang akrab dipanggil IB ini, semakin relevan dengan semangat perlindungan hukum yang diberikan oleh UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“Negara menjamin kemerdekaan pers
yang dilaksanakan secara bertanggung jawab , menaati etika profesi, dan perlindungan hukum akan berjalan efektif jika wartawan mematuhi KEJ,” tukas Ilham Bintang.

Komisioner Dewan Pers, Tri Agung Kristanto memaparkan kian maraknya fenomena “kloning” yang dilakukan sejumlah (oknum) wartawan di lapangan.

Tanpa datang ke lokasi, wartawan meminta berita dari wartawan lain, atau mengambil rekaman dari wartawan lain, dan langsung melaporkan di medianya, tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang terkait dengan berita itu.

“Padahal, tindakan ‘kloning’ adalah terlarang bagi seorang wartawan. Wartawan seharusnya ke lapangan untuk mendapatkan berita, dan melakukan konfirmasi kepada narasumbernya,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, ada fenomena media mengutip berita dari media lain, atau media sosial, dan langsung menyiarkannya.

Berita hasil kutipan inipun bisa dikutip oleh media lainnya, sehingga memunculkan fenomena yang disebut “multi level quotes”, kutip mengutip, yang bisa mengaburkan penanggungjawab atas berita itu.

Terkait tanggung jawab pada model bisnis media ini, UU Pers memang belum mengaturnya, meskipun Kode Etik Jurnalistik jelas menegaskan, sebuah berita seharusnya merupakan hasil liputan atau analisis dari wartawan.

“Bukan mengambil dari media lain atau media sosial, dengan tanpa menyebutkan sumbernya,” tutur Tri Agung.

Masih di acara yang sama, Dahlan Iskan mengatakan wartawan wajib memegang dua hal. “Pertama, jujur dalam menulis berita, dan kedua tidak beritikad buruk,” tegas mantan Menteri BUMN ini.

Pada sesi malam, Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus memapa rkan perkembangan teknologi AI, mengakibatkan terjadi perubahan format pemberitaan dan
bergesernya nilai profesionalisme jurnalisme.

Untuk itu, menurutnya, perlu rancang bangun organ media dalam sebuah ekosistem yang terintegrasi dan terhubung dengan masa lalu dan masa depan.

“Pentingnya mengukuhkan kembali standar kemerdekaan Pers yang berdaulat, sehingga pers tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan publik yang berorintasi pada kedaulatan rakyat,” pungkasnya.

Sosialisasi KEJ dan KPW serta PD/PRT PWI yang diikuti 52 anggota PWI itu, juga dihadiri Penasihat PWI Pusat Herbert Timbo Siahaan dan anggota DK PWI Pusat Asro Kamal Rokan, serta sejumlah Ketua PWI Provinsi dan Ketua DK Provinsi se-Indonesia. ***

Continue Reading

Trending