Connect with us

Business

Dipimpin NEA, LXA Kumpulkan US$10 Juta pada Putaran Pendanaan Tahap Awal

Published

on

LXA Logo Images

Membumi.com

Singapura (9/11/23) – LXA, sebuah perusahaan rintisan teknologi yang berfokus untuk menata ulang ekosistem hipotek di Asia, hari ini mengumumkan selesainya putaran pendanaan tahap awal sebesar US$10 juta yang dipimpin oleh New Enterprise Associates, Inc. (NEA), dengan partisipasi dari OpenSpace Ventures dan EDBI.

Ditujukan untuk mencocokkan kumpulan modal institusional dan peminjam hipotek perumahan, platform ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi hulu ke hilir untuk merampingkan seluruh siklus hipotek, mulai dari originasi pinjaman dan pemrosesan peminjam, hingga pembayaran pinjaman.

LXA didirikan pada awal tahun 2023 oleh para eksekutif berpengalaman di industri manajemen aset, asuransi, hipotek, dan teknologi untuk menjembatani kesenjangan antara aset hipotek dan modal institusional di Asia, dimulai dari Singapura.

Menggabungkan praktik terbaik dari pasar Amerika Utara dan Eropa dengan platform teknologi eksklusif yang berfokus pada pengambilan keputusan kredit secara digital serta orkestrasi alur kerja yang cerdas, LXA menyediakan solusi pertama dari jenisnya untuk memenuhi permintaan yang kuat dari perusahaan asuransi dan peminjam di Asia untuk produk hipotek yang berbeda. 

Didirikan oleh Kishore Moorjani, Chief Executive Officer perusahaan, dan oleh Shawn Low, Chief Operating Officer perusahaan, tim LXA membawa pengalaman yang telah terbukti di berbagai disiplin ilmu dalam industri manajemen aset berbasis hipotek. Kishore Moorjani memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman berinvestasi di kawasan ini, terakhir sebagai Direktur Pelaksana Senior dan Kepala Peluang Taktis Blackstone di Asia.

Shawn Low adalah COO Better, tempat dia memainkan peran penting dalam transformasi platform hipotek dari masa-masa pra pendapatan hingga menjadi lebih dari $800 juta pendapatan dan $150 juta profitabilitas.

” Kami mendirikan LXA untuk menciptakan saluran institusional bagi kumpulan modal besar dari asuransi, dana pensiun, dana negara, dan dana abadi untuk mengakses kelas aset hipotek dari mata uang lokal yang sangat diminati.

Kishore Moorjani, CEO

Platform teknologi kami dirancang untuk menciptakan nilai bagi semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem KPR. Dengan tim eksekutif kelas dunia kami, dukungan dari mitra investasi terbaik, dan fondasi teknologi yang kuat, kami sangat antusias untuk membawa inovasi ini ke Asia.

Selain merupakan bisnis yang baik dan sangat berpusat pada pelanggan, ini memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran di Asia.”

“Kami mendirikan LXA untuk menciptakan saluran institusional bagi kumpulan modal besar dari asuransi, dana pensiun, dana negara, dan dana abadi untuk mengakses kelas aset hipotek dari mata uang lokal yang sangat diminati,” ujar Kishore Moorjani, CEO LXA. “

Platform teknologi kami dirancang untuk menciptakan nilai bagi semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem KPR. Dengan tim eksekutif kelas dunia kami, dukungan dari mitra investasi terbaik, dan fondasi teknologi yang kuat, kami sangat antusias untuk membawa inovasi ini ke Asia. Selain merupakan bisnis yang baik dan sangat berpusat pada pelanggan, ini memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran di Asia.”

Tentang LXA 

LXA adalah perusahaan fintech berbasis di Singapura yang membuka modal nondeposito untuk pasar hipotek Asia. Platform teknologi perusahaan ini merevolusi industri hipotek dengan merampingkan proses pengajuan, pemrosesan, penjaminan, dan layanan pinjaman. Didirikan oleh Kishore Moorjani dan Shawn Low, LXA siap untuk membentuk kembali lanskap hipotek di seluruh pasar Asia.

Tentang NEA 

New Enterprise Associates Inc. (NEA) adalah perusahaan modal ventura global yang berfokus untuk membantu para wirausahawan membangun bisnis yang transformasional di berbagai level, sektor, dan geografis. Didirikan pada tahun 1977, NEA memiliki lebih dari $25 miliar aset kelolaan per 31 Maret 2023, dan berinvestasi di perusahaan teknologi dan kesehatan di semua level dalam siklus hidup perusahaan, mulai dari level awal hingga IPO. Rekam jejak panjang perusahaan dalam berinvestasi mencakup lebih dari 270 IPO perusahaan portofolio dan lebih dari 450 merger dan akuisisi. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi www.nea.com.

Tentang EDBI 

Berinvestasi sejak 1991, EDBI yang berbasis di Singapura adalah investor global dalam sektor teknologi dengan pertumbuhan tinggi, mulai dari Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK), Teknologi Bakalan (Emerging Technology/ET), Layanan Kesehatan, dan UKM Singapura dalam industri strategis yang menjanjikan.

Sebagai investor yang menciptakan nilai, EDBI membantu perusahaan mencapai tujuan ambisius mereka dengan memanfaatkan jaringan, sumber daya, dan keahlian kami yang luas. Dengan modal pertumbuhan kami, EDBI mendukung perusahaan-perusahaan yang ingin tumbuh di Asia dan global melalui Singapura. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi https://www.edbi.com.

Tentang OpenSpace 

OpenSpace adalah perusahaan modal ventura terkemuka di Asia Tenggara yang mencari dan mendukung perusahaan-perusahaan yang menciptakan dampak transformatif, di mana teknologi melayani kehidupan.

Perusahaan ini memiliki 6 dana dengan modal komitmen sebesar $800 juta dan memiliki 39 karyawan khusus, termasuk spesialis penuh waktu dalam tim Portfolio Sukses. OpenSpace berkantor pusat di Singapura dan Jakarta, dengan kantor-kantor aktif di Bangkok, Manila, dan Ho Chi Minh. Portofolionya yang terdiri dari 40+ perusahaan meliputi GoTo, Finnomena, Halodoc, dan Kredivo Holdings. Kunjungi www.openspace.vc

Contact : LXA Asad Hassanali asad@lxasia.co & NEA Erica Sunkin esunkin@nea.com,

Source : PRNewswire

.

.

Business

Lintasarta Luncurkan Deka GPU, Solusi AI Cloud Percepat Tranformasi Digital

Menghadirkan server GPU tipe terbaru dengan konfigurasi 8x Nvidia H100

Published

on

By

Lintasarta kenalkan layanan terbaru, Deka GPU, yaitu AI Cloud yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan teknologi canggih dalam bidang machine learning, rendering, dan aplikasi CAD

Membumi.com

Jakarta – Lintasarta, perusahaan Information and Communication Technology (ICT) total solutions terkemuka di Indonesia, bersiap memperkenalkan layanan terbaru mereka, Deka GPU, yaitu AI Cloud yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan teknologi canggih dalam bidang machine learning, rendering, dan aplikasi CAD dengan spesifikasi yang superior dan efisiensi biaya yang optimal.

“Dengan Deka GPU, kami berkomitmen untuk memberikan solusi teknologi terbaik yang dapat diandalkan oleh berbagai industri di Indonesia. Layanan ini tidak hanya menawarkan performa tinggi, tetapi juga fleksibilitas dan efisiensi biaya yang signifikan. Harapannya, lebih banyak perusahaan yang melakukan transformasi digital dengan lebih cepat dan mendapatkan hasil yang maksimal,” kata Bayu Hanantasena, President Director and Chief Executive Officer Lintasarta.

Deka GPU yang didukung oleh Nvidia ini menghadirkan server GPU tipe terbaru dengan konfigurasi 8x Nvidia H100, menawarkan daya hingga 10 KVA dan berat hingga 100 KG, memberikan performa yang jauh lebih tinggi dibandingkan GPU tipe lama seperti Nvidia A100 dan T4 yang sudah tidak lagi dijual.

Dengan Nvidia HGX H100 SXM5 yang memiliki RAM 80GB, kecepatan dalam aplikasi machine learning meningkat hingga 3-4 kali lipat dibandingkan Nvidia L40S. H100 juga dilengkapi dengan fitur MIG (Multi Instance GPU) yang memungkinkan partisi hingga 7 instance dalam satu container.

Nvidia L40S dengan RAM 48GB memiliki spesifikasi yang sangat ideal untuk rendering, 3D modeling, dan aplikasi CAD seperti AutoCAD. L40S mendukung fitur vGPU yang memungkinkan partisi RAM GPU hingga 10 kombinasi, serta memaksimalkan efisiensi penggunaan sumber daya.

Untuk memastikan kinerja optimal, Deka GPU juga didukung oleh jaringan on-premise dengan kecepatan minimal 100 Gbps, serta InfiniBand hingga 400 Gbps jika terdapat lebih dari satu server GPU. Lintasarta juga mendukung Jupyter Notebook, yang mana dapat memudahkan pengguna dalam melakukan coding dan pengembangan machine learning secara kolaboratif.

Deka GPU memastikan kepatuhan terhadap regulasi data di Indonesia, khususnya di sektor perbankan dan energi, dengan menjaga data agar tetap berada di dalam negeri. Lintasarta juga menawarkan model pembayaran bulanan dengan sistem pay per use dan tidak ada biaya OTC, sehingga pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya investasi awal yang besar, serta membuat layanan ini lebih terjangkau dan fleksibel.

Sebagai National Cloud Partner (NCP) Nvidia di Indonesia, Lintasarta menjamin alokasi GPU yang cepat dan mudah dibandingkan dengan solusi on-premise. Ini memungkinkan pelanggan mendapatkan performa optimal dengan waktu tunggu minimal.

Deka GPU menyediakan berbagai produk seperti Virtual Desktop Infrastructure, Kubernetes, Kubeflow & Jupyter Notebook, KubeApps untuk marketplace, Rendering Farm, Inference as a Service, dan Virtual Machine. Menggunakan AI Cloud GPU dengan konfigurasi maksimal dapat menghemat biaya operasional dibandingkan dengan penggunaan on-premise, terutama dalam hal power dan cooling.

Tentang Lintasarta (Indosat Ooredoo Hutchison Group)

Sejak 1988, Lintasarta merupakan penyedia Komunikasi Data, Internet dan IT Services untuk berbagai sektor industri. Saat ini Lintasarta telah melayani lebih dari 2.400 pelanggan korporasi dengan lebih dari 35.000 jaringan yang meliputi layanan komunikasi data fiber optic, jaringan satelit, managed security & collaboration, data center dan DRC, cloud computing, managed services, e-Health dan solusi total komunikasi data dengan jaminan ketersediaan koneksi jaringan (SLA) sebesar 99%, 99,9% dan 99,99% sesuai kebutuhan para pelanggannya.

Layanan profesional kami didukung oleh lebih dari 1.000 staf berpengalaman diantaranya memiliki sertifikasi Internasional yang tersebar di lebih dari 54 kota di Indonesia. Infrastruktur Lintasarta berbasis platform jaringan Next Generation Network (NGN). Untuk jaminan mutu layanan Lintasarta telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 27001:2013, ISO 20000-1:2011, ISO 14001:2015, OHSAS 18001:2007, PCI DSS, CMSP (Cisco Managed Service Partner), dan SMK3 PP 50/2012.

Source : pressrelease.id

.

.

Continue Reading

Business

Untuk Sineas, Hollyland Luncurkan Sistem Transmisi Video 4K Nirkabel Terbaru

Menawarkan kualitas video nirkabel terbaik untuk empat monitor independen pada jarak jauh

Published

on

By

Images : hollyland.com

Membumi.com

Tiongkok – Hollyland Technology meluncurkan seri Pyro, sistem transmisi video nirkabel terbaru. Seri Pyro, terdiri atas Pyro H, Pyro S, dan Pyro 7, merupakan solusi inovatif multiperson untuk mengirim dan memantau gambar lewat perangkat seluler secara nirkabel. Solusi ini dapat digunakan tim syuting iklan dan televisi berskala kecil dan menengah.

Dengan satu unit transmitter yang mendukung hingga empat receiver, sistem Pyro yang berbobot ringan ini membuat proses transmisi dan pemantauan gambar menjadi lebih fleksibel, stabil, dan profesional. Hollyland mengembangkan teknologi nirkabel Auto Dual-Band Hopping (ADH) 2,4GHz dan 5GHz secara independen. Berkat teknologi ini, seri Pyro memiliki fitur anti-inferensi yang lebih baik sekaligus mengurangi jeda (lag) dan meningkatkan rentang jarak.

Teknologi baru dan inovatif ini menawarkan keunggulan sehingga Pyro S menghasilkan kualitas video nirkabel terbaik untuk empat monitor independen pada jarak jauh, memenuhi kebutuhan sineas profesional dan kreator video.

Jangkauan hingga 400 meter (1.300 kaki) dengan kualitas video yang halus dan kejernihan yang luar biasa

Teknologi ADH Hollyland juga menjamin Pyro H dan Pyro S mengirim video nirkabel yang stabil dengan standar 4k/30fps, serta jangkauan hingga 400 meter ketika broadcast mode nonaktif. Kinerja ini menghasilkan gambar yang sangat jernih, detail, dan realistis—maka, Pyro ideal digunakan untuk aplikasi profesional.

Berkat teknologi ini, kinerja dan efisiensi sinyal transmisi pun menjadi lebih baik. Hasilnya, gambar rekaman video dapat dimonitor secara real-time dengan latensi minimal oleh seluruh kru (misalnya, sutradara, produser, staf pencahayaan, dan tenaga audio).

Mudah dikonfigurasi pengguna untuk setiap skenario penggunaan

Pengguna dapat mengoptimalkan kinerja pemantauan video menurut kebutuhan. Tampilan antarmuka mempermudah pemilihan moda agar pengguna memperoleh frame rate yang halus dan latensi rendah, atau kualitas video yang semakin jernih. Pengguna dapat menggunakan moda Smooth atau HD, bergantung pada skenario syuting.

Dengan moda Smooth, Pyro menjaga transmisi video tetap lancar, sebab bitrate diatur secara dinamis demi mencapai latensi hanya 50ms untuk transmisi video dalam jarak yang sangat jauh. Moda HD menghasilkan kualitas gambar terbaik dengan bitrate stabil yang berkisar 8-12 Mbps, bahkan dalam jarak 1.300 kaki (400m) sehingga menjamin visual tetap jernih. (Jangkauan transmisi bersifat line-of-sight, berdasarkan pengukuran laboratorium yang bebas interferensi).

Koneksi fleksibel: HDMI, SDI, Loopout

Seri Pyro menjadi solusi ideal untuk proyek syuting profesional dan pembuatan iklan berskala kecil, termasuk USB Video Class (UVC) dan Real-Time Messaging Protocol (RTMP) yang mempermudah konektivitas dan kompatibilitas perangkat, serta streaming.

Pyro H memiliki HDMI Input/Output dan Loopout agar pengguna dapat mengoneksikan kamera dan transmitter, serta mengirim sinyal ke receiver sambil memonitor proses syuting dari porta loopout. Pyro S memiliki HDMI and SDI Input/Output, cocok untuk proyek syuting profesional dan iklan berskala kecil. Pyro 7 memiliki HDMI dan SDI Input/Output serta Loopout agar pengguna dapat memilih koneksi terbaik menurut kebutuhan dan peralatan yang digunakan.

Mudah digunakan, tangguh, dan portabel

Rangka seri Pyro terbuat dari bahan campuran magnesium-aluminum berstandar industri penerbangan sehingga berbobot ringan. Di sisi lain, seri Pyro juga sangat tangguh, ideal untuk kreator video yang memiliki kebutuhan intens dan cepat bergerak. Pyro H dan Pyro S memiliki layar monitor LCD dengan warna yang tajam, baik pada transmitter dan receiver.

Maka, Pyro H dan Pyro S menawarkan akses yang mudah lewat tampilan antarmuka yang intuitif dan kemudahan memilih pengaturan cepat. Pyro 7 hadir dalam bentuk monitor nirkabel berukuran 7-inci dengan fitur terpadu yang segera diluncurkan pada Juli tahun ini.

Harga dan Ketersediaan Produk

Pyro S segera diluncurkan secara global pada 22 Mei 2024, serta dijual lewat distributor lokal dan gerai Amazon. Informasi lebih lanjut tentang sistem transmisi video nirkabel Pyro S terbaru: https://www.hollyland.com/product/pyro-s?utm_source=pr&utm_medium=media&utm_campaign=pyros Shopee: https://hollyland.info/3QUBX5N  

Sistem Transmisi Video Nirkabel Pyro S: IDR 9,990,000

Tentang Hollyland Technology

Shenzhen Hollyland Technology Co., Ltd. (Hollyland) telah menyediakan solusi profesional untuk transmisi data, audio, dan video nirkabel, serta sistem komunikasi nirkabel (wireless intercom) bagi pelanggan global sejak 2013. Hollyland menjangkau banyak segmen pasar, termasuk produksi film, televisi, produksi video, penyiaran, pertunjukan langsung (live event), ekshibisi, media penyiaran, produksi, teater, rumah ibadah, serta rumah rental. Kunjungi https://www.hollyland.com/, Hollyland Facebook, dan Hollyland Instagram.

Source : PR Newswire

.

.

Continue Reading

Business

Pelindo Siap Dukung Percepatan Pengeluaran Petikemas Impor

Saat ini layanan terminal petikemas Pelindo telah berbasis integrated planning and control

Published

on

By

Suasana pelabuhan Tanjung Priok / Dok. Pelindo

Membumi.com

Jakarta – Pelindo menyambut baik relaksasi aturan impor melalui penerbitan Permendag No 8 tahun 2024, berikut peraturan turunannya Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No 17 Tahun 2024. Untuk itu, Pelindo siap mendukung sepenuhnya percepatan proses pengeluaran petikemas dengan berkoordinasi bersama instansi/stakeholder kepelabuhanan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta kepada seluruh jajaran yang ada di pelabuhan untuk bekerja 24/7 termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden agar semua bekerja 24 jam mengeluarkan barang hingga selesai agar barang dapat segera dikeluarkan,” ujar Airlangga pada saat melakukan peninjauan langsung pemberlakuan kebijakan relaksasi impor di Pelabuhan Tanjung Priok pada 18 Mei 2024.

Sejalan dengan itu, dalam kegiatan yang sama Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta kesiapan dari seluruh ekosistem di pelabuhan ini, tidak hanya Bea Cukai namun juga institusi lainnya termasuk Karantina, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Pelindo, serta instansi terkait lainnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pelindo siap menjalankan arahan Menko Bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan untuk bekerja 24/7 bersama-sama stakeholders di pelabuhan, guna percepatan pengeluaran petikemas.

Pelindo menegaskan bahwa penumpukan kontainer-kontainer itu dipastikan tidak mengganggu operasional pelabuhan, baik di Pelabuhan Tanjung Priok maupun Pelabuhan Tanjung Perak. Indikator kepadatan di dalam terminal, yaitu Yard Occupancy Ratio (YOR), di seluruh terminal petikemas yang dikelola Pelindo masih berada di bawah 60%.

“Sebagai informasi, dari data April 2024 untuk terminal petikemas di Tanjung Priok, YOR masing-masing yaitu JICT sebesar 51,61%, TPK Koja 43,00%, IPC TPK 51,75%, dan NPCT1 36.00%. Terminal dapat dikatakan padat ketika angkanya di atas 70%. Dengan demikian, operasional di dalam terminal masih aman terkendali,” terang Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono.

Saat ini layanan terminal petikemas Pelindo telah berbasis integrated planning and control yang mampu mempercepat proses bongkar muat maupun identifikasi peti kemas. Selain itu, di beberapa terminal sudah menerapkan Terminal Booking System (TBS) dan single truck identification system (STID) untuk mengatur antrean truck pada saat receiving/delivery sehingga mencegah kemacetan, seperti misalnya di terminal JICT Jakarta.

Kebijakan relaksasi impor juga disambut baik oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Ketua ALFI/ILFA Jawa Timur, Sebastian Wibisono, menyampaikan dengan adanya aturan ini diharapkan kontainer yang sudah tertumpuk bisa segera keluar.

“Kami selalu siap mengawal regulasi pemerintah yang mengatur regulasi perdagangan, yang melindung pelaku-pelaku usaha dalam negeri, dengan tetap menjaga kelancaran rantai logistik. Dengan demikian, para eksportir dan importir akan terbantu” ucap Sebastian.

Sebastian menambahkan sejauh ini layanan pengeluaran barang  di Pelindo khususnya di Terminal Petikemas Surabaya dan Teluk Lamong berjalan lancar berkat adanya digitalisasi dan komunikasi yang baik.

“Pelindo intensif melakukan koordinasi dengan instansi/stakeholder kepelabuhanan untuk sama-sama memonitor dan atasi penyelesaian keluarnya kontainer-kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak selama 24/7,” pungkas Arif.

Source : pressrelease.id

.

.

Continue Reading

Trending