Entertainment
Soal Nasib Daerah, Diskusi Kebangsaan ke 4 Segera Digelar

Membumi.com
Pekanbaru – Menanggapi polemik pemangkasan dana Transfer Ke Daerah (TKD) dalam jumlah yang cukup besar, serta statement Prof. Djohermansyah yang menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat menimbulkan persoalan serius karena sebagian besar Pemda masih sangat bergantung pada dana transfer dari Pemerintah Pusat, dalam keterangan persnya (12/08/26) Syaed Lukman mengungkapkan.
” Saya melihat dalam posisi ini pusat membuat alasan efisiensi yang tidak adil untuk memangkas TKD dengan acara mengkaitkannya dengan penangkapan sejumlah oknum Kepala Daerah oleh KPK namun menutup mata atas berbagai pemborosan yang terjadi di APBN, ” sebutnya menjelaskan.
Baca : Purbaya Sebut 490 Pemda Sulit Bayar Gaji Pegawai, Berpotensi Disuntik ?
Lebih lanjut Pembina Forum Aspirasi Negara Federal Indonesia mengungkapkan bahwa atas pemangkasan TKD tersebut secara otomatis akan mengakibatkan biaya pelayanan publik seperti biaya untuk kebutuhan infrastruktur, pendidikan, olah raga, kebudayaan hingga urusan keagamaan didaerah akan sangat terganggu.
” Sehingga kedepan, Kepala Daerah bukan tidak hanya berkapasitas sebagai birokrat, akan tetapi Gubernur Bupati Walikota juga harus mempunyai skill enterpreneur agar daerahnya minimal bisa bertahan hidup, ditengah persoalan ketidakadilan fiskal ini, ” sebutnya.
Baca : Pakar Soroti Krisis Keuangan Daerah : Efisiensi Anggaran atau Salah Kelola ?
Syaed Lukman juga mengungkapkan bahwa gejolak persoalan tersebut didaerah sudah lama menggelinding dan semakin hari terasa semakin membesar, jika persoalan tersebut tidak segera mendapatkan solusi, maka bangsa Indonesia sendiri yang akan menanggung resikonya.
” Itu baru bicara kondisi kita hari ini, lantas, kondisi seperti apa yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita kedepannya ? Atas dasar itu maka dalam waktu dekat Diskusi Kebangsaan ke 4 kembali kita gelar dengan menghadirkan beberapa orang narasumber yang berkompeten dibidangnya. Disitu akan diskusikan dan akan kita sampaikan solusinya, ” sebut Syaed Lukman menutup keterangan persnya.
Untuk registrasi peserta diskusi kebangsaan ke 4, Hubungi Hotline WhatsApp @ 081365700499
.

.

.

.