Connect with us

Business

Esensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Umum Sesuai UU No 1 Tahun 2022 dan PP No 35 Tahun 2023 (II)

Dalam implementasinya, Pemerintah dalam menerapkan tarif untuk jenis retribusi jasa umum harus memperhatikan kemampuan masyarakat dan aspek keadilan,

Published

on

Images : Asrianto, SE, MM

Membumi.com

Jakarta (25/11/23) – Menyambung pembahasan permasalahan Tata Kelola Parkir di Kota Pekanbaru, Asrianto, SE, MM dalam keterangan persnya mengatakan, ” jenis retribusi parkir tepi jalan umum masuk dalam golongan retribusi jasa umum. Retribusi jasa umum merupakan jenis jasa yang disediakan atau diberikan oleh Pemda untuk tujuan kepentingan dan kemanfaatan umum serta dapat dinikmati oleh orang pribadi atau Badan. “

Asrianto menjelaskan, ” Terdapat 5 jenis retribusi, seperti di jelaskan pada pasal 27 PP 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah yaitu :

1. Pelayanan Kesehatan, 2. Pelayanan Kebersihan, 3. Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, 4. Pelayanan Pasar, 5. Pengendalian Lalu Lintas

Prinsip dan sasaran dalam pelaksanaan retribusi jasa umum ini dalam penetapan tarif Retribusi Jasa Umum ditetapkan dengan memperhatikan biaya penyediaan jasa yang bersangkutan, kemampuan masyarakat, aspek keadilan, dan efektivitas pengendalian atas pelayanan tersebut. ” ungkap Alumni Magister Management Universitas Riau ini.

Lebih lanjut Astrianto menjelaskan,

Dalam implementasinya, Pemerintah dalam menerapkan tarif untuk jenis retribusi jasa umum harus memperhatikan kemampuan masyarakat dan aspek keadilan,

” Selain itu juga bagaimana efektifitas dalam pelaksanaan pengendalian dari layanan yang diberikan, ” lanjut Astrianto menjelaskan.

Baca : Perda Parkir Pekanbaru Diundangkan Pertengahan Desember, Hasil Evaluasi Sudah di Provinsi

Secara universal layanan jasa umum ini tidak berorientasi keuntungan, tapi pada peningkatan layanan publik. Tidak terkecuali layanan retribusi pada parkir tepi jalan umum yang merupakan bagian dari jenis retribusi jasa umum.

” Selanjutnya dalam proses operasionalnya, penarikan retribusi parkir tepi jalan umum dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga, hal ini tertuang dalam PP Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah, pada pasal 66 ayat 1 berbunyi :

“ Pemerintah Daerah dapat melaksanakan kerja sama atau penunjukan pihak ketiga dalam melakukan Pemungutan Retribusi, ”

Asrianto juga menjelaskan, bahwa untuk proses pemungutan retribusi dapat di serahkan kepada pihak ketiga, seperti melakukan perjanjian kerjasama dalam pemungutan retribusi parkir tepi jalan umum dengan perusahaan atau organisasi tertentu.

” Melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, tentunya dengan harapan lebih efisien dalam proses pelaksanaan, sebagaimana di harapkan dalam pasal 66 ayat 3 yaitu ‘ Pemungutan Retribusi yang dilaksanakan oleh pihak ketiga sebagaimana dimaksud pada ayat (l) dilaksanakan berdasarkan pertimbangan efisiensi dan efektivitas Pemungutan Retribusi dengan tidak menambah beban Wajib Retribusi,” sebut Asrianto.

Dalam penjelasannya juga sebutkan, ” Ayat tersebut memberikan amanat, bahwa pelaksanaan kerjasama dengan pihak ketiga dapat memberikan proses yang lebih efisien namun tidak akan memberikan tambahan biaya yang dapat membebani masyarakat, ” sebut Asrianto.

Ia juga menegaskan, ” hal paling utama yang menjadi perhatian adalah proses penarikan retribusi jasa parkir tepi jalan umum, dimana hasil pemungutan harus dilakukan penyetoran secara penuh sesuai tarif yang dipungut kepada masyarakat ke kas umum daerah. ” ungkapnya.

Baca : Esensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Umum Sesuai UU No 1 Tahun 2022 dan PP No 35 Tahun 2023 (I)

” Hal tersebut di tuangkan pada pasal 66 ayat 4 dimana berbunyi “ Penerimaan Retribusi yang dilaksanakan oleh pihak ketiga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disetor ke rekening kas umum daerah secara bruto, ” sebut Asrianto.

Artinya adalah, tidak dibenarkan penyerahan hasil pungutan retribusi di lakukan pemotongan atau persentase hasil pemungutan oleh pihak ketiga kepada Pemda, Sebagaimana diilustrasikan oleh Alumni Magister Management UR sebagai berikut :

” Juru parkir A yang melakukan pemungutan retribusi parkir di Jalan T. Tambusai menarik retrbusi parkir pada kendaraan yang parkir (Sepeda Motor Rp. 2.000 dan Mobil Rp. 3.000) dalam satu hari jumlah karcis parkir yang terpakai adalah 100 tiket Sepeda Motor dan 50 Tiket Mobil.

Dihitung jumlah retribusi yang di pungut adalah Rp. 2.000 x 100 = Rp. 200.000 dan Rp. 3.000 x 50 = Rp. 150.000 maka total retribusi yang terpungut adalah Rp. 350.000,-. Maka Juru Parkir A harus melakukan penyetoran ke kas umum daerah sebesar Rp. 350.000,-. “

” Jadi, untuk mempermudah dan efiseinsi dalam penyetoran, maka dengan perkembangan teknologi saat ini, dapat dilakukan pembayaran secara elektronik, “

Asrianto, SE, MM

” sehingga proses penerimaan retribusi dapat terbaca secara real time pada kas umum daerah, ” sebut Asrianto mengaris bawahi.

Bahwa pembayaran jasa pihak ketiga dianggarkan dalam anggaran daerah, hal ini dituangkan dalam ayat 5 yang berbunyi, “ Pemberian imbal jasa kepada pihak ketiga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui belanja anggaran pendapatan dan belanja daerah. ” sebut asrianto.

Baca : Ada Kejanggalan BLUD Parkir, DPRD Pekanbaru: Silahkan Inspektorat Lakukan Audit

Diskusi kemudian bergulir ke penetapan lokasi layanan parkir tepi jalan umum, ” hal tersebut ditetapkan sesuai dengan peraturan Kepala Daerah, dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku dan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki daerah. Kewenangan dimaksud juga terhadap jenis jalan yang menjadi kewenangan daerah, ” ujar Asrianto.

” Jalan yang bukan kewenangan, dapat dilakukan pengelolaan parkir, namun harus memiliki perjanjian kerjasama dengan pemilik kewenangan, sehingga legalitas pemungutan retribusi memiliki kekuatan hukum, ” sebut Asrianto menambahkan.

Dalam diskusi penutup disebutkan bahwa, ” secara universal, parkir tepi jalan umum adalah upaya yang dilakukan pemerintah untuk dapat memberikan layanan atau kemudahan bagi masyarakat dalam penyediaan tempat parkir kendaaran dengan memperhatikan pengendalian lalulintas yang aman dan nyaman bagi semua pihak, ” sebut Asrianto.

Artinya, retribusi adalah cara yang dilakukan untuk dapat membantu Pemda dalam pembiayaan pengendalian lalulintas, namun tetap berorientasi pada pelayanan publik, bukan profit. Nah.

.

.

Business

Kopi Indonesia Siap Gempur Pasar Arab Saudi

Bisnis kedai kopi di Arab Saudi mengalami peningkatan yang sangat pesat, karena masyarakatnya memiliki akar budaya minum kopi.

Published

on

By

Drink Coffee Ilustration Images / Pixabay

Membumi.com

Riyadh – Pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh dan Atase Perdagangan Riyadh memfasilitasi pertemuan bisnis secara daring antara pengusaha kedai kopi Indonesia dengan pebisnis makanan dan minuman Indonesia di Arab Saudi pada 13 Februari 2024.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad menjelaskan KBRI Riyadh mempertemukan pemilik Kopi Gade, Della Mifti, dan eksportir kopi Java Halu, Rani Mayasari, dengan pemilik Restoran Bandar Jakarta Group, Harsono. Harsono juga dikenal sebagai pebisnis Indonesia yang telah memiliki tiga toko Indonesia di Arab Saudi yaitu Toko Cianjur, Toko Borobudur, dan Indonesia Market.

“ Fasilitasi pertemuan bisnis diberikan untuk meningkatkan penetrasi pasar ekspor produk kopi Indonesia di Arab Saudi. Melalui fasilitasi ini, diharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu sumber daya bisnis kopi di Arab Saudi yang sedang tumbuh pesat,” ucap Aziz.

Menurut Aziz, bisnis kedai kopi di Arab Saudi saat ini mengalami peningkatan yang sangat pesat karena masyarakat Arab Saudi memiliki akar budaya minum kopi. Kopi telah dikonsumsi di Semenanjung Arab sejak abad ke-15. Selain itu, kopi menjadi pusat perhatian di berbagai pertemuan sosial dan dikonsumsi hingga malam hari karena larangan alkohol sepenuhnya di negara-negara yang sangat Islami.

Warisan Budaya Tak Benda UNESCO juga menggambarkan budaya kopi Arab Saudi sebagai tanda dari ‘seremonial kemurahan hati’.

Baca : Daftar 10 Negara Tujuan Utama Ekspor Kopi Indonesia

Atase Perdagangan Riyadh, Gunawan menambahkan, kopi Indonesia berpotensi untuk ditingkatkan ekspornya ke Arab Saudi. “ Indonesia sebagai salah satu negera muslim yang mempunyai kedekatan budaya dengan Arab Saudi perlu mengambil peluang untuk meningkatkan ekspor kopi dengan membuat jaringan kedai kopi Indonesia di Arab Saudi, seperti J.CO yang telah sukses membuka 13 cabang di wilayah Riyadh sejak 2018,” jelas Gunawan.

Bagi Indonesia, Arab Saudi merupakan mitra dagang ke-30 untuk komoditas kopi. Pada 2021, Indonesia baru menyuplai kebutuhan kopi Arab Saudi sebesar 0,7 persen saja.

Berdasarkan data BPS yang diolah Kementerian Perdagangan, ekspor kopi Indonesia (HS 0901) ke Arab Saudi terus menunjukkan peningkatan. Pada 2021, ekspor Indonesia ke Arab Saudi untuk produk kopi tercatat sebesar USD 2,45 juta, meningkat dibandingkan tahun 2020 yang tercatat sebesar USD 1,37 juta. Sebelumnya, pada 2019 tercatat sebesar USD 824 ribu. Rata-rata pertumbuhan ekspor kopi Indonesia ke Arab Saudi pada 2017–2021 sebesar 85 persen.

Sementara nilai impor kopi Arab Saudi dari seluruh dunia pada 2021 tercatat sebesar USD 351,5 juta. Nilai impor tersebut meningkat dibandingkan pada 2020 sebesar 281,4 juta dan pada 2019 sebesar USD 247,5 juta. Negara yang menjadi pemasok utama komoditas kopi ke Arab Saudi adalah Ethiopia, Brasil, Swiss, Italia, dan Yaman.

Baca : Laris Manis! RI Ekspor 3.000 Ton Kopi Robusta ke Mesir

Dari data tersebut, terlihat peluang untuk meningkatkan nilai ekspor kopi Indonesia ke Arab Saudi masih terbuka lebar. “ Konsumen kopi di Arab Saudi mempunyai minat yang besar terhadap kopi Indonesia sehingga mendorong para pengusaha setempat untuk mengimpor biji kopi premium dari Indonesia.

Selain itu, pembukaan kedai kopi Indonesia di Arab Saudi mempunyai peluang dan tantangan yang dapat dihadapi dengan menetapkan harga yang kompetitif dan kualitas yang terjaga,” tutup Gunawan.

Sekilas mengenai Potensi Pasar Kopi di Arab Saudi

Berdasarkan data World Coffee Portal, Arab Saudi merupakan pasar kedai kopi bermerek yang terbesar di Timur Tengah. Lebih dari 40 persen dari 8.800 kedai kopi bermerek di Timur Tengah saat ini berada di Arab Saudi. Pertumbuhan kedai kopi bermerek di Arab Saudi mencapai 18,5 persen pada 2022 dengan lebih dari 3.550 gerai.

Selain itu, Arab Saudi telah memproduksi 5 dari 20 jaringan kopi terbesar di Timur Tengah, dengan operator kopi lokal Barn’s yang merupakan operator kopi terbesar ketiga di kawasan ini dengan lebih dari 430 gerai.

Jaringan kedai kopi internasional besar, seperti Starbucks, Costa Coffee, dan Tim Hortons, terus berekspansi di Arab Saudi di tengah tingginya permintaan akan pengalaman menikmati kedai kopi. Pada Oktober 2022, Dunkin yang berbasis di Amerika Serikat juga membuka 30 toko dalam satu hari di Arab Saudi dan telah mengoperasikan lebih dari 600 toko di Arab Saudi pada akhir 2022.

Kopi tradisional Arab Saudi biasanya disiapkan dengan cara menggiling kasar biji kopi dan merebusnya dalam teko kopi atau dalla. Kapulaga dan kunyit sering ditambahkan ke dalam seduhan kopi sebelum disajikan dalam cangkir kecil yang disebut finjal.

Tradisi tersebut telah berlangsung selama berabad-abad dan tahun 2022 dijuluki sebagai ‘Tahun Kopi Saudi’ oleh Kementerian Kebudayaan Arab Saudi. Dalam sepuluh tahun ke depan, perusahaan kopi Arab Saudi akan menginvestasikan hampir USD 320 juta di industri penanaman kopi dalam negeri sehingga meningkatkan produksi dari 300 ton menjadi 2.500 ton per tahun.

Source : pressrelease.id

.

.

.

.

Continue Reading

Business

NRF 2024 : Tiket Gratis Cameron Industri Ritel Terbesar di Asia Sudah Disiapkan

” Fast Track Your Success, ” NRF APAC 11-13 Juni 2024 – Marina Bay Sands Singapore

Published

on

By

Images : Marina Bay Sand Singapore Landscape / Pixabay

Membumi.com

Singapura (1/3/24) – NRF 2024 : Retail’s Big Show Asia Pacific kini membuka tahap registrasi Retailer Expo Passes secara daring.

Berlangsung pada 11-13 Juni mendatang di Marina Bay Sands Singapore, NRF APAC 2024, diadakan oleh National Retail Federation dan Comexposium Asia Pacific, akan menjadi pameran dagang industri ritel yang terbesar di Asia.

Di ajang ini, peritel dapat memperoleh berbagai ide baru, pemikiran inovatif, dan kemitraan penting untuk menyongsong tren industri.

Dengan tema ” Fast Track Your Success, ” NRF APAC 2024 memamerkan solusi ritel terkini dan menyediakan tiket konferensi yang menampilkan pembicara terkemuka dari kalangan perusahaan global, seperti Coca-Cola, Fast Retailing (Uniqlo), Wesfarmers, Lotte, Hermes, Amazon, Mastercard, dan lain-lain.

Dengan Retailer Expo Pass yang tersedia secara gratis, Anda dapat mengeksplorasi berbagai teknologi ritel dan menikmati pengalaman imersif di pameran dagang ini, termasuk :

300 eksibitor 
” NRF APAC 2024 Opening Party “
” NRF APAC Innovation Lab “ : Pameran menarik seputar teknologi ritel yang paling visioner, termasuk kecerdasan buatan (AI), robotik, dan Web3
” Startup Zone “ : Menampilkan berbagai perusahaan terkini dengan inovasi yang penuh terobosan dan pemikiran radikal
” Exhibitor Big Ideas “ : Menggelar 24 diskusi panel yang diikuti penyedia solusi yang paling terkemuka di industri dan klien-kliennya guna mengulas cara mengatasi kendala yang dihadapi peritel.

Baca : Get Your Conference & Expo Pass Today

Dengan membayar biaya tambahan, peritel dapat memperoleh akses di balik layar untuk menyaksikan gerai-gerai ritel mutakhir di Singapura, serta mengunjungi sejumlah perusahaan dengan solusi ritel inovatif dalam sesi ” Retail Store Tours and Expo Tours. “

” Sebagai pasar ritel terbesar di dunia, Asia Pasifik juga menjadi wilayah yang belum dijangkau dengan baik oleh industri ritel terlepas dari kehadiran teknologi dan layanan mutakhir,” ujar Ryf Quail, Managing Director, NRF APAC 2024.

” Setelah cakupan NRF New York kini merambah Asia Pasifik, peritel regional segera meningkatkan daya saing dengan inovasi terkini.”

” Didukung begitu banyak pembicara terkemuka dan berbagai jenis program edukasi, kalangan peritel di Asia Pasifik dapat membuat terobosan di masing-masing negaranya dengan mengeksplorasi peluang baru dan memperoleh wawasan dari ajang industri ritel yang paling penting ini, ” kata Alwyn Chong, Managing Director, LUXASIA Group, NRF APAC 2024 Advisory Board Member.

Stan pameran hampir terjual habis. Negara-negara yang berpartisipasi tersebar dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat. Anda dapat memperoleh tiket masuk (access pass) lewat portal registrasi daring.

Sebagai maskapai penerbangan resmi di ajang ini, Singapore Airlines menawarkan diskon 11% untuk tiket pesawat menuju Singapura. Para peserta dari luar negeri juga mendapatkan program ” Travel Special ” dengan potongan harga hingga 20% di lebih dari 20 hotel yang berpartisipasi ketika melakukan reservasi lewat Burnaby Solutions.

Source : Comexposium Asia Pacific

.

.

.

.

Continue Reading

Business

Tekstil Indonesia Catat Potensi Transaksi USD 20 juta di Pameran Texworld Paris 2024

Paviliun Indonesia dikunjungi lebih dari 500 pembeli internasional diantaranya Inggris, Spanyol, Jerman, Belgia, Kanada, India, Yunani, hingga Turki

Published

on

By

eiffel tower Images / wallpaper.com

Membumi.com

Paris – Kementerian Perdagangan RI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia Paris berkolaborasi mengikuti pameran produk tekstil, Texworld Paris pada 5—7 Februari 2024 di Porte Des Versailles, Paris, Prancis. Partisipasi Indonesia pada Texworld Paris Februari 2024 mencatatkan potensi transaksi sementara untuk produk tekstil sebesar USD 20 juta atau setara dengan Rp312 miliar untuk satu tahun ke depan.

Atase Perdagangan Paris Ruth Joanna Samaria menyampaikan, Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang tampil pada Texworld Paris 2024. Hal ini pun menjadi peluang Indonesia untuk menampilkan produk pada pembeli yang hadir di pameran tersebut.

“Kami melihat partisipasi Indonesia sebagai salah satu produsen utama garmen dunia sangat penting pada Texworld Paris, khususnya ketika negara pesaing utama dari ASEAN tidak tampil dalam pameran ini. Untuk itu, Indonesia harus mampu mengambil kesempatan ini dan menampilkan produk-produk unggulan kepada para pembeli,” kata Ruth.

Ruth menambahkan, partisipasi Indonesia pada pameran Texworld kali ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah untuk mempromosikan produk tekstil Indonesia di tingkat internasional. Pada pameran tersebut, Indonesia menghadirkan lima perusahaan yaitu Hakatex, Gistex Indonesia, Duta Permata, Daliatex dan Dan Liris.

Baca : Produk Tekstil Indonesia Punya Peluang Besar di Pasar Ekspor

Ruth mengungkapkan Texworld Paris pada Februari 2024 telah diikuti oleh 1.260 peserta dari 28 negara. Selain itu, Pavilun Indonesia menarik banyak pengunjung dan pembeli dari seluruh dunia. “ Paviliun Indonesia telah dikunjungi lebih dari 500 pembeli tekstil internasional yang berasal dari Inggris, Spanyol, Jerman, Belgia, Kanada, India, Yunani, hingga Turki,” ungkap Ruth.

Selain menampilkan produk garmen, salah satu peserta dari Indonesia juga berhasil menampilkan produk dengan inovasi terbaru yang ramah lingkungan seperti produk dengan sertifikasi Better Cotton Initiative (BCI), ISO 9002, dan ISO 14001. Di sisi lain, penyelenggara Texworld Paris menyebutkan bahwa 60—90 persen pembeli tekstil dan pakaian yang hadir di pameran tersebut banyak meminta kain, serat, atau benang yang ramah lingkungan.

Texworld Paris merupakan pameran dagang khusus tekstil dan produk tekstil yang diadakan selama dua kali setahun. Mulai 2024, Texworld Paris diadakan setiap Februari dan Juli.

Pelaksanaan Texworld Paris sekaligus menandai kembalinya para pembeli dari kawasan Eropa ke Texworld, khususnya setelah pandemi Covid-19. Para pembeli yang hadir kebanyakan berasal dari merek-merek fesyen global terkemuka, diantaranya Ralph Lauren, Uniqlo, dan H&M.

Baca : Kemenperin: Produk Ramah Lingkungan Jadi Masa Depan Industri Tekstil

Negara lainnya yang berpartisipasi aktif dalam Texworld Paris ini adalah Turki, Tiongkok, Korea Selatan, India, Pakistan, dan Bangladesh. Berdasarkan data penyelenggara Texworld Paris Februari 2024 Februari, tiga negara dengan peserta pameran terbanyak adalah Tiongkok dengan 500 perusahaan, Turki dengan 100 perusahaan, dan India dengan 50 peserta di bawah koordinasi organisasi promosi tekstil India (Texprocil).

Berdasarkan data Trade Map, impor tekstil Prancis dari Indonesia pada Januari—November 2023 mencapai USD 194 juta. Sedangkan negara pengekspor tekstil ke Prancis lainnya ialah Vietnam, Bangladesh, Pakistan, dan India.

“ Dengan suksesnya Indonesia pada Texworld 2024, KBRI Paris ingin mengajak Kementerian terkait lainnya untuk bersama membawa lebih banyak lagi perusahaan tekstil Indonesia tampil di Texworld 2025 mendatang,’’ pungkas Ruth.

Source : pressrelease.kontan.co.id

.

.

.

Continue Reading

Trending