Connect with us

Business

Agar Jakarta Tidak Cepat Tenggelam. Dirjen Disarankan Berkantor Didaerah

Published

on

Dok. Helmi Burman, Jhoni Irwan, Syaed Lukman dan Irhas Irfan, Pekanbaru (09/08/26)

Membumi.com  

Pekanbaru (09/08/26) – Menjawab statement Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta kepala daerah untuk dapat melakukan efisiensi sebelum meminta tambahan anggaran kepada pusat sebab berdasarkan temuan dilapangan bahwa pemborosan anggaran ditingkat pemda masih masif terjadi serta statement Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengungkapkan soal 490 Pemda yang kesulitan membayar gaji pegawai.

Bertempat di Kedai Kopi Kaya disalah satu sudut Kota Pekanbaru sejumlah tokoh masyarakat yang berkesempatan hadir dalam diskusi ringan bicara soal kebangsaan diantaranya Pembina Forum Aspirasi Negara Federal Indonesia Sayed Lukman, hadir juga mantan birokrat pada zamannya Irhas Irfan, Joni Irwan dan anggota Dewan Kehormatan PWI pusat Helmi Burman bersempena HUT Provinsi Riau ke 69 tahun.

Dalam diskusi ringan namun penuh makna tersebut terungkap bahwa semangat Otonomi Daerah sebagaimana digariskan dalam Undang – Undang Dasar 1945 hari ini hanya isapan jempol belaka, faktanya hampir semua kewenangan saat ini ditarik oleh Pemerintah Pusat beserta berbagai jenis urusan administrasinya.

” Cukuplah urusan politik luar negeri, fiskal, pertahanan, keamanan, agama yang menjadi kewenangan pusat saat ini, apalagi ? apakah pusat meragukan kewenangan Gubernur sebagai perpanjangan tangan pusat didaerah ? sebut Joni Irwan sambil mengajak para akademisi untuk ikut memberikan kontribusi pemikiran bagi daerah.

Baca : Mendagri Minta Kepala Daerah Lanjutkan Efisiensi Anggaran pada 2027

Senada dengan hal tersebut mantan birokrat lainnya Irhas Irfan juga mengungkapkan kekecewaannya akibat tersentralisasinya dan terfokusnya berbagai urusan daerah, Kementerian dan Lembaga ke pemerintah pusat yang saat ini berada disekitar jakarta

” Jika semua urusan Kementerian dan Lembaga terfokus di Jakarta nyatanya sejumlah Industri juga mengikuti dimana Kementerian dan Lembaga terkait itu berada. Maka masyarakat Jakarta menderita kemacetan seperti yang terjadi hari ini, ” ungkap Irhas Irfan menambahkan.

Lebih lanjut dalam diskusi kecil tersebut terungkap bahwa Presiden Prabowo mustinya dapat memitigasi bencana lebih awal, misalnya dengan meletakkan pejabat setingkat Dirjen Kementerian pendidikan beserta jajarannya misalnya untuk berkantor di Kota medan atau Kota padang guna mengurangi laju penurunan tanah agar Jabodetabek tidak segera tenggelam menuju laut dalam.

Syaed Lukman juga mengungkapkan bahwa Ide untuk memindahkan pejabat setingkat Dirjen beserta jajarannya ke daerah berguna untuk mempercepat tercapainya salah satu tujuan dari Asta Cita Presiden Prabowo agar roda ekonomi juga dapat berputar didaerah selain itu juga untuk mengurangi beban Jakarta sehingga dapat me implementasi ke bijakan presiden.

Baca : AHY : Jakarta dan Semarang Terancam Tenggelam

“ Selain mengurangi ketergantungan fiskal ke pusat, hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Menko AHY bahwa Jakarta dan Semarang kini menjadi wilayah yang paling terancam akibat penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut. Maka kami minta agar Pejabat setingkat Dirjen yang ada disejumlah Kementerian dan Lembaga untuk dapat berkantor di daerah, adalah upaya memitigasi agar Jabodetabek tidak cepat tenggelam, “ ungkap Pembina Forum Aspirasi Negara Federal Indonesia ini menjelaskan.

Helmi Burman selaku anggota Dewan Kehormatan PWI pusat yang diundang khusus dalam diskusi ringan tersebut mengungkapkan bahwa terkait persoalan ini kedudukan para jurnalis tidak terlepas sebagai pilar demokrasi keempat mempunyai beban tanggungjawab moral terhadap kondisi kebangsaan hari ini.

“ Jangan sampai kebijakan Negara ini tersesat kehilangan arah, memitigasi bencana lebih awal adalah langkah yang tepat, sebab kita (wartawan) juga mempunyai beban moral tanggungjawab terhadap anak bangsa yang merupakan pewaris sah Negeri ini, “ ungkap anggota Dewan Kehormatan PWI pusat berpenampilan sederhana ini

Diakhir keterangan persnya, para tokoh dengan berbagai latar belakang profesi yang telah meluangkan waktunya untuk dapat hadir ini kemudian melakukan foto bersama dan mengucapkan Tahniah Hari Ulang Tahun Provinsi Riau yang ke 69 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 81.

.


.

.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *