Connect with us

Business

Mouser Episode EIT Terbaru Bahas Manfaat “Zonal Architecture” untuk “Software-Defined Vehicle”

“Empowering Innovation Together”

Published

on

PRNewsfoto/Mouser Electronics Images

Membumi.com

Shanghai (3/6/24) – Setelah teknologi otomotif semakin membutuhkan komponen elektronik, desainer otomotif beralih ke zonal architecture—tujuannya, memaksimalkan efisiensi dalam subsistem individual sehingga rangkaian perangkat keras dan lunak di seluruh mobil menjadi lebih mudah dikelola. Mouser Electronics, Inc., distributor resmi berskala global yang menawarkan komponen elektronik dan produk otomatisasi terbaru, meluncurkan episode terbaru dari serial teknologi “Empowering Innovation Together” (EIT).

Episode tersebut mengulas zonal architecture yang menghasilkan fitur-fitur konektivitas yang semakin optimal untuk software-defined vehicle (SDV). Lewat episode seputar konten teknis ini, EIT mengeksplorasi konsep desain, virtualisasi, dan studi kasus penggunaan pada masa depan yang didukung zonal architecture demi memajukan inovasi otomotif.

Ketika industri otomotif bertransisi menuju kendaraan listrik dan sistem dukungan pengemudi (driver assistance system) yang canggih, desain modern tersebut membutuhkan pemutakhiran perangkat keras dan lunak. Performa mobil juga dioptimalkan dengan membuat zona terpisah di mobil berdasarkan fitur-fitur spesifik, serta menerapkan platform komputasi mobil.

Lewat pendekatan ini, reliabilitas menjadi lebih baik, kinerja mobil pun meningkat, serta usia pakai mobil menjadi lebih awet. Pendekatan ini turut mewujudkan sebuah pengalaman imersif. Maka, Mouser membahas bagaimana fitur-fitur baru ini menghadirkan berbagai peluang dari sisi desain dan rekayasa otomotif.

Dalam podcast “The Tech Between Us” bersama Director, Technical Content, Mouser, Raymond Yin dan Christian Uebber, Chief Technology Officer, ETAS. Sebelumnya mengulas kompleksitas dari rangkaian komponen elektronik mutakhir. Mereka juga mengeksplorasi perubahan yang dibutuhkan dalam perangkat lunak dan keras untuk bertransisi menuju platform komputasi baru yang mengutamakan pertimbangan co-design.

“Lewat episode terbaru ini, kami mengeksplorasi peluang transformatif zona architecture,” ujar Yin. “Pendekatan visioner ini menjadi terobosan dalam desain spasial. Untuk itu, kami menggali berbagai jenis aplikasinya melalui diskusi menarik bersama pakar-pakar terkemuka di bidang tersebut.”

Serial ini terdiri atas artikel teknis, infografis, video dan lain sebagainya untuk memperkenalkan SDV serta peran zonal architecture dalam meningkatkan aspek keselamatan berkendara, efisiensi, dan personalisasi. Lebih lagi, materi edukasi tersebut memandu ahli teknik otomotif yang tengah mempertimbangkan manfaat dari arsitektur jaringan terbaru ini.

Tentang Mouser Electronics

Mouser Electronics, bagian dari Berkshire Hathaway, adalah distributor semikonduktor dan komponen elektronik resmi yang menawarkan New Product Introductions dari mitra-mitra produsen terkemuka. Melayani komunitas yang terdiri atas ahli teknik desain elektronik dan pembeli global, situs milik distributor global ini, mouser.com, tersedia dalam berbagai bahasa dan mata uang, serta menampilkan lebih dari 6,8 juta produk yang dibuat lebih dari 1.200 produsen.

Mouser memiliki 28 lokasi layanan pelanggan di seluruh dunia yang menyediakan dukungan terbaik bagi pelanggan dengan bahasa, mata uang, dan zona waktu lokal. Mouser menjual produk kepada lebih dari 650.000 pelanggan di 223 negara/wilayah. Produk tersebut dikirim Mouser dari fasilitas distribusi mutakhir seluas 1 juta kaki persegi di pusat kota Dallas, Texas. Informasi lebih lanjut tersedia di https://www.mouser.com/.

Source : prnewswire.id

.

Business

PLN Berhasil Kumpulkan Sampah 302 Ton Lewat Program Green Employee Involvement

Diikuti oleh lebih dari 16 ribu orang membersihkan 3 waduk, 29 sungai, 34 pantai, dan 2 hutan kota yang tersebar di se Indonesia.

Published

on

By

Dok. PLN

Membumi.com

Jakarta (9/6/24) – PT PLN (Persero) berhasil mengumpulkan 302 ton sampah melalui aksi bersih lingkungan pada program Green Employee Involvement dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. Jumlah sampah tersebut mampu mencegah emisi sebesar 150 ton CO2 karena sampah yang dikumpulkan diolah menjadi barang bernilai guna.

Program Green Employee Involvement yang diinisiasi oleh PLN ini diikuti oleh lebih dari 16 ribu orang dengan membersihkan 3 waduk, 29 sungai, 34 pantai, dan 2 hutan kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Pencegahan Pencemaran Air Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tulus Laksono mengapresiasi langkah PLN ikut berkontribusi nyata kepada lingkungan melalui aksi bersih lingkungan dan olah sampah serentak. Tulus menilai pentingnya keterlibatan semua pihak dalam pelestarian lingkungan sebagai upaya penyelesaian krisis iklim yang menjadi tantangan saat ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN. Ini merupakan aksi nyata bagi lingkungan. Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup ini, penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan berkeadilan adalah tema yang ditetapkan oleh Menteri LHK. Karena memang ke depan krisis iklim ini akan sangat berpengaruh sekali terhadap cuaca,” ujar Tulus.

Penjabat Gubernur Gorontalo Mohammad Rudy Salahuddin yang mengikuti aksi bersih pantai Blue Marlin menyampaikan apresiasi atas kegiatan peduli lingkungan yang digelar oleh PLN tersebut. Dirinya menilai, aksi ini memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan juga lingkungan ini.

“Terima kasih kepada PLN yang telah menggandeng seluruh stakeholder untuk menggelar aksi bersih pantai ini. Aksi ini menjadi momen penting untuk menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran secara konsisten dalam memperbaiki lingkungan”, terang Mohammad.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN secara nyata terus membuktikan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Pegawainya terjun langsung bersama masyarakat membersihkan lingkungan melalui program Green Employee Involvement.

“Ratusan ton sampah sudah terkumpul pada kegiatan yang bertepatan dengan momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kami, di PLN ingin memberikan langkah nyata terjun ke masyarakat dan berkolaborasi dalam transisi energi melalui penanganan sampah. Program ini juga wujud implementasi prinsip Enviromental, Social and Governance (ESG),” ucap Darmawan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan, lebih dari 16 ribu peserta yang mengikuti kegiatan ini antara lain pegawai PLN, komunitas, stakeholders, dan kolaborator pengolah sampah.

“Sampah yang terkumpul lalu kami pilah. Dari situ sampah tersebut bakal diolah menjadi barang berdaya guna bekerja sama dengan kolaborator, sehingga ini benar-benar menjadi zero waste,” ujarnya.

Sampah anorganik dibuat menjadi furniture, kerajinan, paving block, ecobrick dan batako. Sedangkan, sampah organik diolah menjadi pupuk dan pakan ternak.

Kegiatan ini sejalan dengan nilai Creating Shared Value (CSV) yang dilakukan PLN dalam memberikan dampak nyata khususnya pada perekonomian dan lingkungan sosial masyarakat. Melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya dapat berpartisipasi menjaga lingkungan, tetapi juga dapat merasakan manfaat ekonomis.

“Olahan tersebut bakal lebih bermanfaat bagi ekonomi bagi masyarakat, dan tentu saja menambah nilai yang awalnya sampah kemudian kita olah menjadi nilai yang lebih produktif sehingga masyarakat di sekitar kita pun turut merasakan dampak ekonomi sirkular,” tutupnya.

Source : pln.co.id

.

Continue Reading

Business

CEO Rosneft Bicara Soal Tantangan dalam Transisi Energi & Industri Energi Global

Eropa menghadapi kenyataan baru dimana masyarakat Eropa menjadi lebih miskin

Published

on

By

Dok. Rosneft

St. Petersburg – CEO Rosneft, Igor Sechin, dalam kesempatan pada acara St. Petersburg International Economic Forum 2024 (SPIEF 2024) berbagi analisisnya mengenai tantangan yang dunia hadapi dalam mencapai transisi energi. Ia pun menyoroti kompleksitas strategi transisi energi global. Dalam kesempatan tersebut pula Igor Sechin mengajak komunitas internasional untuk mengevaluasi kembali strategi transisi energi yang tersedia saat ini.

“Transisi energi harus seimbang dan terfokus untuk memenuhi kepentingan mayoritas yang akan menjamin pertumbuhan konsumsi energi di tahun-tahun mendatang,” ujar Igor Sechin. Menurutnya untuk mencapai hal tersebut, para pengambil keputusan perlu untuk memastikan kecukupan, keterjangkauan, dan keandalan sumber energi.

Faktanya, konsumen saat ini tidak hanya peduli dengan emisi, tetapi juga tentang keamanan pasokan energi dari sumber-sumber baru, serta keandalan dan kenyamanan dalam menggunakan teknologi baru. Sayangnya, strategi transisi hijau yang ada saat ini tidak memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Lebih lanjut CEO perusahaan minyak terkemuka Rusia itu mengatakan bahwa kendaraan listrik, walaupun dianggap sebagai salah satu strategi terbaik inisiatif transisi energi, tidak dapat dipungkiri bahwa kendaraan listrik bukanlah obat mujarab untuk semua tantangan lingkungan. Permintaan untuk kendaraan listrik melambat di seluruh dunia, meskipun pemerintah berbagai belahan dunia, khususnya Indonesia, telah melakukan banyak upaya yang untuk mendukung industri ini. Ini dikarenakan banyak orang lebih memilih menunggu model mobil listrik yang lebih murah. Ini membuat pasar bergerak lambat.

Dalam kasus Indonesia, P\penjualan mobil listrik memang menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu. Mengutip pemberitaan detikOto pada Desember 2023, hingga November 2023, penjualan mobil listrik tercatat sebanyak 13 ribu unit. Sebagai perbandingan, di tahun sebelumnya, penjualan mobil listrik hanya mencapai 10 ribu unit.

Meski demikian, jumlah kendaraan listrik ini masih relatif kecil dibandingkan dengan total penjualan kendaraan yang mencapai 900 ribu unit hingga November 2023. “Saat ini, jumlah penggunanya masih sedikit. Target pemerintah adalah memiliki dua juta unit mobil listrik dan 13 juta unit motor listrik pada tahun 2030, yang akan mencapai 10 persen dari populasi,” sebut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator (Kemenko) Maritim dan Investasi (Marves), Rachmat Kaimuddin dalam YouTube Kemenko Marves.

Mengenai peran Rosneft dan Rusia dalam transisi energi dan industri energi global, Igor Sechin menyoroti potensi pengembangan energi dan usaha dalam memperkuat posisi negara beruang merah di pasar energi global. “Di tengah ketidakpastian global, Rusia tetap bertahan menjadi salah satu yang terdepan di sektor energi. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, negara
 
terus mengeksplorasi dan mengembangkan potensi energi untuk memperkuat posisinya di pasar global. Baru-baru ini, negara juga mengarahkan ekspor energi ke berbagai pasar yang mengalami perkembangan pesat di Asia-Pasifik. Reorientasi ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memanfaatkan peluang pertumbuhan di kawasan tersebut,” ucapnya. Saat ini, kawasan Asia Pasifik menyumbang lebih dari 80% ekspor minyak Rusia.

Saat menyampai pidato pembuka di Panel Energi SPIEF 2024, CEO Rosneft Igor Sechin juga menggarisbawahi bahwa, untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, Eropa menghadapi kenyataan baru dimana masyarakat Eropa menjadi lebih miskin.

Menurut Sechin, meskipun subsidi dari pemerintah tersedia, harga beli gas memaksa rumah tangga Eropa untuk mengurangi konsumsi gas dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Akibatnya, Eropa memenuhi target pengurangan emisinya dengan secara langsung mengurangi konsumsi energi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Kelanjutan dari kebijakan tersebut pada akhirnya dapat menghancurkan industri Eropa. Seperti yang kita semua tahu, konsumsi energi paling rendah adalah di pemakaman.

Dalam pidatonya, Igor Sechin juga menyebut “transisi hijau” sebagai bentuk kolonialisme baru terhadap negara-negara berkembang. Kekurangan energi secara keseluruhan yang diakibatkan oleh transisi energi dan berbagai sanksi langsung serta persaingan yang tidak sehat telah membuat pasar energi menjadi tidak seimbang, kata kepala Rosneft itu dengan mengutip contoh pembatasan yang diberlakukan oleh AS terhadap Venezuela, Iran, dan Rusia.

Igor Sechin menambahkan bahwa sanksi-sanksi ini telah mempengaruhi total hampir 18 juta barel produksi minyak per hari dan membantu AS merebut pangsa pasar yang signifikan. Akibatnya, sumber daya energi telah berubah menjadi komoditas ekspor utama AS.

Dalam forum tersebut, Rosneft juga menandatangani perjanjian kerja sama teknologi dengan ITMO National Research University tentang pengembangan bersama teknologi kompetitif dan penelitian ilmiah di bidang infokimia, pemodelan digital, penerapan metode informatika untuk memecahkan masalah kimia, elektrokimia dan robotisasi untuk kebutuhan industri minyak dan gas; kesepakatan kerja sama strategis di bidang teknologi informasi dengan 1C LLC; kesepakatan pengembangan kerja sama di bidang pariwisata motor dengan Kementerian Kewirausahaan, Perdagangan dan Pariwisata Wilayah Voronezh, Federasi Rusia; dan kesepakatan kerja sama di bidang pendidikan dengan perusahaan minyak negara CUPET (Republik Kuba).

Tentang St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF)

SPIEF merupakan forum internasional yang berfokus pada ekonomi dan bisnis. Forum tahunan ini telah diselenggarakan sejak tahun 1997 di kota St. Petersburg, Rusia. Selama 24 tahun terakhir, SPIEF ini telah menjadi platform global terkemuka bagi para anggota komunitas bisnis
 
untuk bertemu dan mendiskusikan isu-isu ekonomi utama yang dihadapi Rusia, pasar negara berkembang, dan dunia secara keseluruhan.

Dengan tema utama “Pembentukan Pusat Pertumbuhan Baru sebagai Landasan Dunia Multipolar,” SPIEF ke-27 diselenggarakan pada tanggal 5-8 Juni 2024.

Tentang Rosneft

Rosneft adalah perusahaan minyak terkemuka Rusia dan salah satu perusahaan pertambangan publik terbesar di dunia. Rosneft terlibat dalam pencarian dan eksplorasi cadangan hidrokarbon, memproduksi minyak, gas, dan kondensat gas, penyulingan minyak dan petrokimia, serta menjual produk-produk ini baik di Rusia maupun di pasar internasional

Rosneft berfokus untuk mendorong kemajuan dalam industri minyak dan gas, ilmu pengetahuan, dan teknologi, mengimplementasikan proyek-proyeknya secara efektif, dan mengembangkan potensi sumber daya dengan tetap mematuhi standar keamanan lingkungan. Perusahaan ini memprioritaskan pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan inovasi untuk mencapai pengurangan jejak karbon dan ekonomi sirkular, yang bertujuan untuk memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Source : pressrelease.id

.

.

Continue Reading

Business

Soal Izin Tambang Untuk Ormas Keagamaan, Ini Kata YLBHI

Hampir semua wilayah Pertambangan Berlumuran Konflik

Published

on

By

Dok. YLBHI

Membumi.com

Jakarta (7/6/24) – YLBHI menilai, terbitnya PP 25/2024 yang dibahas secara tertutup dan terburu-buru kembali memperburuk proses legislasi di Indonesia. Apalagi PP ini sarat dengan kepentingan politik dan merupakan turunan dari UU Cipta Kerja yang terbukti melanggar konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi. Sehingga hal ini membahayakan demokrasi karena mengabaikan partisipasi bermakna (meaningfull participation) dari rakyat selaku subjek utama pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Selain itu, YLBHI juga melihat aturan legalisasi tambang bagi ormas keagamaan ini adalah jebakan dan upaya kooptasi/pembungkaman yang dilakukan pemerintah dan oligarki. Pada konteks ini, kooptasi/pembungkaman dilakukan sebagai upaya melanggengkan kekuasaan dengan menimbang unsur-unsur yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

YLBHI juga memandang ini adalah agenda pemecah belahan masyarakat sipil di tengah semakin otoritariannya pemerintah. Kian nyata, kebijakan ini menunjukkan bahwa di akhir pemerintahannya, Jokowi berupaya menghidupkan neo-otoritarianisme.

PP 25/2024 merupakan modus praktek represif untuk menyusutkan ruang sipil atas kritik pembangunan melalui pendekatan kooptasi dan adu domba warga. Ini adalah bentuk politisasi keagamaan, Ormas keagamaan akan berhadapan vis a vis dengan masyarakat, dan Ormas jadi instrumen negara untuk melakukan represi terhadap rakyat.

Dalam konteks hak asasi manusia juga negara ada dalam hak penghormatan dan perlindungan saja. Negara harusnya pasif bukannya aktif dengan memenuhi [urusan ormas], karena dalam konteks negara memberikan atau memenuhi [keperluan ormas] akan berpotensi terjadinya diskriminasi.

Berdasarkan catatan LBH-YLBHI, hampir semua wilayah pertambangan berlumuran konflik, perusakan lingkungan, dan perampasan ruang hidup masyarakat. Selama ini praktek pertambangan tak pernah berpihak pada rakyat dan lingkungan. Bahkan kegiatan sektor pertambangan sebagai penyebab konflik SDA karena karakternya yang merusak alam dan merampas sumber-sumber penghidupan warga. 

Sebagaimana yang terjadi dalam pertambangan di Wadas, batubara di Pulau Kalimantan dan Nikel di Pulau Sulawesi dan Maluku telah menyebabkan pencemaran air laut, air tanah, dan udara yang menimbulkan hak-hak kesehatan dan berkurangnya sumber pangan warga setempat. 

Dalam proses perizinan, perusahaan tambang kerap menggunakan cara kotor dan tanpa ada persetujuan masyarakat. Jikapun narasinya ormas keagamaan akan bekerja sama dengan perusahaan. Maka permasalahannya adalah selama ini tidak ada perusahaan tambang yang mengedepankan pemenuhan HAM dan prinsip demokrasi.

Sehingga ormas juga akan menjadi bagian dari pelanggaran HAM.

Perlu juga dilihat bahwa sampai saat ini, setidaknya terdapat puluhan ribu titik lubang tambang yang dibiarkan menganga tanpa ada proses rehabilitasi. Lubang-lubang ini juga telah memakan korban dari tahun ke tahun.

Dengan adanya obral izin tambang kepada Ormas maka justru akan memperpanjang kasus tambang serupa dan kembali lagi korbannya adalah masyarakat terdampak secara langsung. Hal ini akan menjadi tumpukan kasus sosial-ekologis berkepanjangan. 

Pemberian penawaran khusus kepada organisasi keagamaan juga syarat akan kepentingan legasi kepemimpinan Jokowi dan penundukan terhadap organisasi kemasyarakatan yang seharusnya menjadi kawan kritis kebijakan negara. Dengan adanya jalan khusus pemberian WIUPK ini, maka sudah barang tentu penjaga kedaulatan rakyat dan sebagai perwujudan negara demokrasi kian melemah.

Kasus-kasus penolakan pertambangan yang dilakukan oleh rakyat juga tidak sedikit dan berakhir kepada pelemahan gerakan baik yang dilakukan oleh pemilik usaha maupun aparat keamanan. Dengan adanya konsesi kepada ormas, tentu akan semakin memperpanjang konflik-konflik sosial yang sayangnya itu dapat terjadi antar masyarakat.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, maka kami dari LBH-YLBHI menyatakan:

1. Mendesak Pemerintahan Jokowi untuk menghentikan praktik buruk legislasi (fast track legislation) yang merusak tatanan hukum, demokrasi dan melanggar konstitusi.

⁠2. Mendesak Pemerintahan Jokowi untuk mencabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang perubahan PP Nomor 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

3. Mengingatkan kepada Ormas Keagamaan agar tidak terlibat sebagai bagian dari pelanggar HAM di wilayah pertambangan.

Source : YLBHI

.

.

Continue Reading

Trending