Connect with us

Business

Luar Biasa ! Berbagai Proyeksi Pengembangan UMRI Disampaikan pada Milad ke 18

Published

on

Dok. Rektor UMRI Dr. Saidul Amin, MA mendampingi Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Muhadjir Effendy dalam Milad UMRI ke 18 / Rektorat UMRI

Membumi.com

Pekanbaru (27/06/26) – Bertempat di gedung rektorat kampus Universitas Muhammadyah Riau (UMRI) dalam agenda Milad UMRI ke 18, tampak hadir Ketua Pimpinan Muhamadyah sekaligus Penasehat Presiden bidang urusan haji Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy MAP, PW Muhammadiyah Riau Prof. Dr. Afrizal Nur, MIS, Prof. Dr. Nazir Karim, Cecep Setiawan Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI, Plt. Gubernur Riau Ir. H. Taufik Oesman Hamid, Brigjend (Purn) H. Saleh Djasit, SH, Syaed Lukman, dr. Taswin Yakop, Prof. Dr. Irwan Effendy, Azlaini Agus, Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Riau, undangan dan Segenap Civitas Akademika UMRI lainnya.

Dalam sambutannya Dr. Saidul Amin, MA menjelaskan bahwa saat ini mahasiswa UMRI berkisar 16 ribu orang, terdapat peningkatan dari tahun ke tahun. Adapun jumlah Dosen UMRI lebih kurang 300 orang dengan jumlah staf hampir mencapai 200 orang. Adapun data dan perkembangan program studi pada tahun 2022 terdapat 26 program studi, 10 diantaranya terakreditasi unggul.

“ Sampai hari ini kita sudah membangun banyak gedung yang jumlahnya lebih kurang Rp. 141.295.000.315,- milyar, dan kelebihan dari bangunan – bangunan ini adalah, banyak diantara bangunan – bangunan kita tidak pakai uang SPP, tidak pakai hutang, dan itu kita lahirkan dari semangat berwakaf, “ ungkap Saiful Amin sambil mengucapkan terima kasih kepada Brigjen (Purn) H. Saleh Djasit sebagai pewakaf paling banyak.

Lebih lanjut Rektor UMRI mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menargetkan jumlah mahasiswa sebanyak 20 ribu orang pada tahun 2030, sehingga gedung Mahmud Marzuki Tower 9 tingkat berbasis wakaf tersebut dapat menampung 4.000 mahasiswa pada waktu pembelajaran yang sama sesuai target dapat digunakan pada tahun 2027.

“ Kita berharap, dimasa yang akan datang sebagai uji coba, Riau harus mampu untuk menjadi tuan rumah untuk Tanwir dan dimasa berikutnya Riau harus menjadi Tuan rumah untuk muktamar Muhammiyah. Untuk itulah dalam perencanaan jangka panjang kita tahun 2027 nanti, disaat Pak Muhadjir meresmikan Gedung Mahmud Marzuki yang 9 tingkat itu, Pak Muhadjir juga akan meletakkan batu pertama pembangunan Sportorium UMRI, “ ungkap Saidul Amin menjelaskan.

Selain itu, Rektor UMRI yang juga Rektor UMAM Malaysia ini juga mengungkapkan akan melakukan pengembangan mesjid Muhammadiyah kampus UMRI yang rencananya akan dipadukan dengan perpustakaan senilai Rp. 112 milyar, termasuk fakultas kedokteran dan mengembangkan badan usaha milik kampus.

“ Wakaf di Batam yang diserahkan oleh Prof. Abdullah Yasin berjumlah fantastis dengan 4 macam bangunan, ruang belajar dan asrama dengan satu mesjid yang megah, setelah kami hitung – hitung dengan sekitar Rp. 140 milyar, “ sebut Dr. Saiful Amin mengungkapkan bahwa UMRI paling banyak memberikan amal usaha kepada Muhammadiyah.

Selain sambutan dari Ketua PW Muhammadiyah Riau Prof Dr. Afrizal Nur, MIS dan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP, terpisah Syaed Lukman tokoh masyarakat Riau yang diundang khusus dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan apresiasinya kepada Rektor UMRI Dr. Saidul Amin, MA

“ Kemajuan Muhammadiyah ini independen, dan dilakukan secara otonomi khusus di mana hak sebagai pengelola tidak di batasi, dan Dr. Saidul Amin yang saya lihat sangat ber kemampuan dalam pengembangan UMRI kedepan, “ ungkap Syaed Lukman melihat potensi besar bagi SDM dan kader Muhammadiyah dimasa depan.

Sebelum ditutup, acara Milad ke 18 UMRI juga dilakukan penyerahan reward berupa umroh yg diberikan oleh wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran RI melalui Rektor UMRI, kepada sejumlah kader Muhammadiyah diantaranya Prof. Dr. Juprizal, Risnal, Anto Ryanto, Sutrisno, Indra Jaya, Alifa Wahdini dan Nadya R Ananda.

Selain itu UMRI juga memberikan Penghargaan Anugerah Sang Penggerak kepada kader – kader terbaik Muhammadiyah diantaranya kepada yang diwakili keluarga yaitu H. Radja Roesli, BA, H. Abdul Kadir Salim dan Prof. Dr. H. Muchtar Achmad, M.Sc. Kemudian Anugerah Achievement Award juga diberikan kepada Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP dan Brigjend (Purn) H. Saleh Djasit, SH.

.


.

.

.

.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *