Connect with us

Business

GDS dan INA Kolaborasi Investasi Bersama Mengembangkan Infrastruktur Digital Indonesia

Kesenjangan pesatnya tingkat permintaan digital, tercermin dari kenaikan arus data seluler tahunan sebesar 40-50%, serta infrastruktur data yang kurang memadai.

Published

on

Image : Data Digital Clound City Ilustrations

Membumi.com

JAKARTA – (1/09/23) Sebagai perusahaan terkemuka serta pengembang dan pengelola pusat data berkinerja tinggi di Asia, GDS yang memiliki beragam basis investor internasional dan Indonesia Investment Authority (INA), sovereign wealth fund Indonesia, bekerja sama untuk mengembangkan dan memperluas industri pusat data di Indonesia.

Kedua belah pihak menyadari potensi Indonesia sebagai pasar pusat data baru, yang memiliki visi bersama tentang peran penting pusat data sebagai tulang punggung transformasi digital Indonesia.

Kedua mitra ini akan mendirikan usaha patungan dengan kepemilikan saham sebagai entitas yang mengembangkan platform pusat data di Indonesia. Proyek pertama yang segera rampung adalah kompleks pusat data hyperscale di Nongsa Digital Park (NDP) Batam, yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK).

Dengan menggunakan solusi Smart DC (Data Center) mutakhir GDS, serta mengutamakan pemanfaatan sumber energi terbarukan di wilayah lokal, kompleks pusat data di Batam tersebut berpotensi menjadi tolok ukur industri di Indonesia.

Image : William Huang, Chairman and CEO of GDS (right) and Ridha Wirakusumah, CEO of INA (left) (PRNewsfoto/GDS)

Solusi Smart DC (Data Center) mutakhir GDS akan membuat kompleks pusat data di Batam berpotensi menjadi tolok ukur Industri di Indonesia.

Momen penting Kemitraan GDS-INA terjalin ketika industri pusat data tengah berkembang pesat, yang didukung transformasi ekonomi digital Indonesia, teknologi IoT, transisi masif menuju komputasi awan (cloud computing), serta maraknya tingkat penggunaan kecerdasan buatan (AI).

Menurut riset pasar, kapasitas pasar pusat data di Indonesia akan meningkat dari 514 MW pada 2023 menjadi 1,41GW pada 2029. Maka Indonesia ingin menangkap peluang dari pesatnya permintaan atas layanan pusat data. Langkah ini bertujuan untuk menarik arus investasi dalam dan luar negeri yang mendukung ekonomi digital Indonesia.

William Huang, Chairman & CEO, GDS, berkata, “Indonesia cepat berkembang sebagai lokasi strategis yang memenuhi pesatnya kebutuhan klien atas layanan pusat data premium. Kami mendapat kehormatan untuk menjadi pengembang dan pengelola pusat data pertama yang berkolaborasi dengan INA. ” sebut Huang.

Lebih lanjut Huang mengatakan bahwa Kolaborasi tersebut merupakan bentuk dukungan Indonesia terhadap visi internasional, keahlian GDS sebagai pemimpin pasar, serta pertumbuhan regionalnya yang eksplosif. GFS berkomitmen menciptakan ekosistem yang bernilai tambah dan menggerakkan perkembangan infrastruktur digital di Indonesia.

” Integrasi proyek pertama kami di Batam dengan proyek-proyek sinergis di Singapura dan Johor, kami ciptakan platform unik yang dirancang secara khusus untuk melayani ekonomi digital di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami ingin memperluas platform ini di Indonesia lewat kemitraan yang terjalin dengan INA.” sebut Chairman sekaligus CEO GDS tersebut.

Ridha Wirakusumah juga menambahkan bahwa Kemitraan yang terjalin dengan GDS lebih dari sekadar aliansi strategis kemitraan yang mencerminkan potensi digital Indonesia yang dinamis. ” Kami mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan mengambil langkah penting untuk mengembangkan infrastruktur digital, ” sebut CEO INA ini.

” Penduduk Indonesia yang berusia muda dan melek internet turut membuktikan kesiapan dan potensi digital Indonesia. Dengan laju penetrasi internet yang signifikan serta didukung berbagai jenis platform digital, akan menghadirkan peluang yang masif bagi kita. ” sebut Ridha.

Ia juga menyadari pentingnya pembangunan pusat data lokal, kolaborasi dengan GDS tidak hanya memperluas skala infrastruktur digital, namun juga mendukung data onshoring dan meningkatkan konektivitas data.

Kesenjangan pesatnya tingkat permintaan digital, tercermin dari kenaikan arus data seluler tahunan sebesar 40-50%, serta infrastruktur data yang kurang memadai.

Kiprah Indonesia menuju masa depan digital diliputi dengan kesenjangan antara pesatnya tingkat permintaan digital, tecermin dari kenaikan arus data seluler tahunan sebesar 40-50%, serta infrastruktur data yang kurang memadai. Penyedia layanan pusat data terkemuka, seperti GDS, memahami potensi pasar Indonesia.

Apalagi, pertumbuhan pusat data di Indonesia memiliki sentimen positif, didukung tingkat kebutuhan atas arus data yang lebih baik dan cepat. Hal ini terlihat jelas dari kalangan perusahaan yang beralih menggunakan penyedia pihak ketiga, serta pesatnya kebutuhan infrastruktur.

Menyadari kesenjangan yang terjadi di sektor digital, INA aktif mempermudah pergerakan arus investasi asing di seluruh Indonesia. INA juga mengambil pendekatan terarah untuk memperkuat daya saing Batam yang berpotensi menangkap tingkat permintaan yang berlebih dari Singapura.

Strategi Singapura-Johor-Batam GDS sangat sesuai dengan pendekatan INA. Lewat strategi ini, GDS akan mewujudkan konektivitas berlatensi rendah pada pusat data yang saling terkoneksi di Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Maka, hal tersebut akan menciptakan solusi layanan pusat data holistis yang melayani portofolio klien GDS, baik klien lokal dan internasional. GDS pun siap mengandalkan keahlian teknis yang luar biasa, serta membangun rekam jejak layanan demi memperkuat daya saing Batam sebagai sentra pusat data di Indonesia.

Kemitraan ini merupakan investasi signifikan ketiga INA di sektor digital, salah satu dari empat sektor prioritasnya. INA, satu-satunya sovereign fund Indonesia, dilansir pada 2020 dengan dana $5 miliar dari pemerintah. Sebelumnya, INA berpartisipasi dalam pencatatan saham perdana (IPO) Mitratel, serta pemegang saham signifikan pada perusahaan pengelola menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.

Lebih lagi, berkolaborasi dengan mitra-mitranya seperti BlackRock, Allianz Global Investors, dan Orion Capital Asia, INA menyalurkan pendanaan bagi Traveloka, platform pariwisata terkemuka di Asia Tenggara. Langkah strategis ini mencerminkan komitmen besar INA untuk menggerakkan transformasi digital Indonesia.

GDS dan INA akan bekerja sama mengembangkan fasilitas pusat data terbaik di seluruh Indonesia, mengatasi kebutuhan konsumsi digital yang terus berkembang, serta meningkatkan sektor infrastruktur digital di Indonesia dan wilayah lain.

Tentang GDS

GDS (NASDAQ: GDS; HKEX: 9698) GDS Holdings Limited (NASDAQ: GDS; HKEX: 9698) adalah perusahaan terkemuka yang mengembangkan dan mengelola pusat data berkinerja tinggi di Tiongkok dan Asia Tenggara. Fasilitas pusat data GDS memiliki lokasi strategis di pusat ekonomi utama.

Di lokasi-lokasi ini, layanan pusat data berkinerja tinggi sangat dibutuhkan. GDS berpengalaman selama 22 tahun dalam menyediakan layanan, serta sukses memenuhi kebutuhan beberapa klien dengan kebutuhan terbesar dan terkompleks untuk layanan pusat data alih daya (outsourced data center) di Tiongkok.

GDS melayani lebih dari 840 klien sebagai penyedia layanan pusat data carrier-neutral yang terbesar. Memiliki lebih dari 100 pusat data, GDS menawarkan layanan pusat data bagi penyedia layanan komputasi awan (cloud) hyperscale, perusahaan internet berskala besar, lembaga keuangan, operator telekomunikasi, penyedia layanan TI, serta pelaku sektor swasta berskala besar, dan perusahaan multinasional.

Menyadari potensi pertumbuhan Asia, GDS mendirikan kantor pusat internasional di Singapura pada 2021. Lewat langkah ini, GDS mengembangkan strategi di Asia Tenggara untuk melayani klien dan berkontribusi terhadap ekosistem ekonomi digital di wilayah tersebut.

Tentang Indonesia Investment Authority (INA)

Indonesia Investment Authority adalah sovereign wealth fund Indonesia yang bertujuan meningkatkan investasi demi mendukung pembangunan berkelanjutan Indonesia. Di sisi lain, INA juga membangun kesejahteraan bagi generasi masa depan Indonesia. INA menjalankan aktivitas investasi dan berkolaborasi dengan lembaga investasi terkemuka di dalam dan luar negeri, terutama di sektor-sektor yang memperkuat daya saing Indonesia, serta menghasilkan imbal hasil optimal yang disesuaikan dengan tingkat risiko.

Info lebih lebih lanjut di www.ina.go.id dan http://www.gds-services.com.

.

Source : PR Newswire

Business

PLN Berhasil Kumpulkan Sampah 302 Ton Lewat Program Green Employee Involvement

Diikuti oleh lebih dari 16 ribu orang membersihkan 3 waduk, 29 sungai, 34 pantai, dan 2 hutan kota yang tersebar di se Indonesia.

Published

on

By

Dok. PLN

Membumi.com

Jakarta (9/6/24) – PT PLN (Persero) berhasil mengumpulkan 302 ton sampah melalui aksi bersih lingkungan pada program Green Employee Involvement dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. Jumlah sampah tersebut mampu mencegah emisi sebesar 150 ton CO2 karena sampah yang dikumpulkan diolah menjadi barang bernilai guna.

Program Green Employee Involvement yang diinisiasi oleh PLN ini diikuti oleh lebih dari 16 ribu orang dengan membersihkan 3 waduk, 29 sungai, 34 pantai, dan 2 hutan kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Pencegahan Pencemaran Air Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tulus Laksono mengapresiasi langkah PLN ikut berkontribusi nyata kepada lingkungan melalui aksi bersih lingkungan dan olah sampah serentak. Tulus menilai pentingnya keterlibatan semua pihak dalam pelestarian lingkungan sebagai upaya penyelesaian krisis iklim yang menjadi tantangan saat ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN. Ini merupakan aksi nyata bagi lingkungan. Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup ini, penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan berkeadilan adalah tema yang ditetapkan oleh Menteri LHK. Karena memang ke depan krisis iklim ini akan sangat berpengaruh sekali terhadap cuaca,” ujar Tulus.

Penjabat Gubernur Gorontalo Mohammad Rudy Salahuddin yang mengikuti aksi bersih pantai Blue Marlin menyampaikan apresiasi atas kegiatan peduli lingkungan yang digelar oleh PLN tersebut. Dirinya menilai, aksi ini memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan juga lingkungan ini.

“Terima kasih kepada PLN yang telah menggandeng seluruh stakeholder untuk menggelar aksi bersih pantai ini. Aksi ini menjadi momen penting untuk menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran secara konsisten dalam memperbaiki lingkungan”, terang Mohammad.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN secara nyata terus membuktikan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Pegawainya terjun langsung bersama masyarakat membersihkan lingkungan melalui program Green Employee Involvement.

“Ratusan ton sampah sudah terkumpul pada kegiatan yang bertepatan dengan momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kami, di PLN ingin memberikan langkah nyata terjun ke masyarakat dan berkolaborasi dalam transisi energi melalui penanganan sampah. Program ini juga wujud implementasi prinsip Enviromental, Social and Governance (ESG),” ucap Darmawan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan, lebih dari 16 ribu peserta yang mengikuti kegiatan ini antara lain pegawai PLN, komunitas, stakeholders, dan kolaborator pengolah sampah.

“Sampah yang terkumpul lalu kami pilah. Dari situ sampah tersebut bakal diolah menjadi barang berdaya guna bekerja sama dengan kolaborator, sehingga ini benar-benar menjadi zero waste,” ujarnya.

Sampah anorganik dibuat menjadi furniture, kerajinan, paving block, ecobrick dan batako. Sedangkan, sampah organik diolah menjadi pupuk dan pakan ternak.

Kegiatan ini sejalan dengan nilai Creating Shared Value (CSV) yang dilakukan PLN dalam memberikan dampak nyata khususnya pada perekonomian dan lingkungan sosial masyarakat. Melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya dapat berpartisipasi menjaga lingkungan, tetapi juga dapat merasakan manfaat ekonomis.

“Olahan tersebut bakal lebih bermanfaat bagi ekonomi bagi masyarakat, dan tentu saja menambah nilai yang awalnya sampah kemudian kita olah menjadi nilai yang lebih produktif sehingga masyarakat di sekitar kita pun turut merasakan dampak ekonomi sirkular,” tutupnya.

Source : pln.co.id

.

Continue Reading

Business

CEO Rosneft Bicara Soal Tantangan dalam Transisi Energi & Industri Energi Global

Eropa menghadapi kenyataan baru dimana masyarakat Eropa menjadi lebih miskin

Published

on

By

Dok. Rosneft

St. Petersburg – CEO Rosneft, Igor Sechin, dalam kesempatan pada acara St. Petersburg International Economic Forum 2024 (SPIEF 2024) berbagi analisisnya mengenai tantangan yang dunia hadapi dalam mencapai transisi energi. Ia pun menyoroti kompleksitas strategi transisi energi global. Dalam kesempatan tersebut pula Igor Sechin mengajak komunitas internasional untuk mengevaluasi kembali strategi transisi energi yang tersedia saat ini.

“Transisi energi harus seimbang dan terfokus untuk memenuhi kepentingan mayoritas yang akan menjamin pertumbuhan konsumsi energi di tahun-tahun mendatang,” ujar Igor Sechin. Menurutnya untuk mencapai hal tersebut, para pengambil keputusan perlu untuk memastikan kecukupan, keterjangkauan, dan keandalan sumber energi.

Faktanya, konsumen saat ini tidak hanya peduli dengan emisi, tetapi juga tentang keamanan pasokan energi dari sumber-sumber baru, serta keandalan dan kenyamanan dalam menggunakan teknologi baru. Sayangnya, strategi transisi hijau yang ada saat ini tidak memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Lebih lanjut CEO perusahaan minyak terkemuka Rusia itu mengatakan bahwa kendaraan listrik, walaupun dianggap sebagai salah satu strategi terbaik inisiatif transisi energi, tidak dapat dipungkiri bahwa kendaraan listrik bukanlah obat mujarab untuk semua tantangan lingkungan. Permintaan untuk kendaraan listrik melambat di seluruh dunia, meskipun pemerintah berbagai belahan dunia, khususnya Indonesia, telah melakukan banyak upaya yang untuk mendukung industri ini. Ini dikarenakan banyak orang lebih memilih menunggu model mobil listrik yang lebih murah. Ini membuat pasar bergerak lambat.

Dalam kasus Indonesia, P\penjualan mobil listrik memang menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu. Mengutip pemberitaan detikOto pada Desember 2023, hingga November 2023, penjualan mobil listrik tercatat sebanyak 13 ribu unit. Sebagai perbandingan, di tahun sebelumnya, penjualan mobil listrik hanya mencapai 10 ribu unit.

Meski demikian, jumlah kendaraan listrik ini masih relatif kecil dibandingkan dengan total penjualan kendaraan yang mencapai 900 ribu unit hingga November 2023. “Saat ini, jumlah penggunanya masih sedikit. Target pemerintah adalah memiliki dua juta unit mobil listrik dan 13 juta unit motor listrik pada tahun 2030, yang akan mencapai 10 persen dari populasi,” sebut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator (Kemenko) Maritim dan Investasi (Marves), Rachmat Kaimuddin dalam YouTube Kemenko Marves.

Mengenai peran Rosneft dan Rusia dalam transisi energi dan industri energi global, Igor Sechin menyoroti potensi pengembangan energi dan usaha dalam memperkuat posisi negara beruang merah di pasar energi global. “Di tengah ketidakpastian global, Rusia tetap bertahan menjadi salah satu yang terdepan di sektor energi. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, negara
 
terus mengeksplorasi dan mengembangkan potensi energi untuk memperkuat posisinya di pasar global. Baru-baru ini, negara juga mengarahkan ekspor energi ke berbagai pasar yang mengalami perkembangan pesat di Asia-Pasifik. Reorientasi ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memanfaatkan peluang pertumbuhan di kawasan tersebut,” ucapnya. Saat ini, kawasan Asia Pasifik menyumbang lebih dari 80% ekspor minyak Rusia.

Saat menyampai pidato pembuka di Panel Energi SPIEF 2024, CEO Rosneft Igor Sechin juga menggarisbawahi bahwa, untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, Eropa menghadapi kenyataan baru dimana masyarakat Eropa menjadi lebih miskin.

Menurut Sechin, meskipun subsidi dari pemerintah tersedia, harga beli gas memaksa rumah tangga Eropa untuk mengurangi konsumsi gas dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Akibatnya, Eropa memenuhi target pengurangan emisinya dengan secara langsung mengurangi konsumsi energi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Kelanjutan dari kebijakan tersebut pada akhirnya dapat menghancurkan industri Eropa. Seperti yang kita semua tahu, konsumsi energi paling rendah adalah di pemakaman.

Dalam pidatonya, Igor Sechin juga menyebut “transisi hijau” sebagai bentuk kolonialisme baru terhadap negara-negara berkembang. Kekurangan energi secara keseluruhan yang diakibatkan oleh transisi energi dan berbagai sanksi langsung serta persaingan yang tidak sehat telah membuat pasar energi menjadi tidak seimbang, kata kepala Rosneft itu dengan mengutip contoh pembatasan yang diberlakukan oleh AS terhadap Venezuela, Iran, dan Rusia.

Igor Sechin menambahkan bahwa sanksi-sanksi ini telah mempengaruhi total hampir 18 juta barel produksi minyak per hari dan membantu AS merebut pangsa pasar yang signifikan. Akibatnya, sumber daya energi telah berubah menjadi komoditas ekspor utama AS.

Dalam forum tersebut, Rosneft juga menandatangani perjanjian kerja sama teknologi dengan ITMO National Research University tentang pengembangan bersama teknologi kompetitif dan penelitian ilmiah di bidang infokimia, pemodelan digital, penerapan metode informatika untuk memecahkan masalah kimia, elektrokimia dan robotisasi untuk kebutuhan industri minyak dan gas; kesepakatan kerja sama strategis di bidang teknologi informasi dengan 1C LLC; kesepakatan pengembangan kerja sama di bidang pariwisata motor dengan Kementerian Kewirausahaan, Perdagangan dan Pariwisata Wilayah Voronezh, Federasi Rusia; dan kesepakatan kerja sama di bidang pendidikan dengan perusahaan minyak negara CUPET (Republik Kuba).

Tentang St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF)

SPIEF merupakan forum internasional yang berfokus pada ekonomi dan bisnis. Forum tahunan ini telah diselenggarakan sejak tahun 1997 di kota St. Petersburg, Rusia. Selama 24 tahun terakhir, SPIEF ini telah menjadi platform global terkemuka bagi para anggota komunitas bisnis
 
untuk bertemu dan mendiskusikan isu-isu ekonomi utama yang dihadapi Rusia, pasar negara berkembang, dan dunia secara keseluruhan.

Dengan tema utama “Pembentukan Pusat Pertumbuhan Baru sebagai Landasan Dunia Multipolar,” SPIEF ke-27 diselenggarakan pada tanggal 5-8 Juni 2024.

Tentang Rosneft

Rosneft adalah perusahaan minyak terkemuka Rusia dan salah satu perusahaan pertambangan publik terbesar di dunia. Rosneft terlibat dalam pencarian dan eksplorasi cadangan hidrokarbon, memproduksi minyak, gas, dan kondensat gas, penyulingan minyak dan petrokimia, serta menjual produk-produk ini baik di Rusia maupun di pasar internasional

Rosneft berfokus untuk mendorong kemajuan dalam industri minyak dan gas, ilmu pengetahuan, dan teknologi, mengimplementasikan proyek-proyeknya secara efektif, dan mengembangkan potensi sumber daya dengan tetap mematuhi standar keamanan lingkungan. Perusahaan ini memprioritaskan pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan inovasi untuk mencapai pengurangan jejak karbon dan ekonomi sirkular, yang bertujuan untuk memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Source : pressrelease.id

.

.

Continue Reading

Business

Mouser Episode EIT Terbaru Bahas Manfaat “Zonal Architecture” untuk “Software-Defined Vehicle”

“Empowering Innovation Together”

Published

on

By

PRNewsfoto/Mouser Electronics Images

Membumi.com

Shanghai (3/6/24) – Setelah teknologi otomotif semakin membutuhkan komponen elektronik, desainer otomotif beralih ke zonal architecture—tujuannya, memaksimalkan efisiensi dalam subsistem individual sehingga rangkaian perangkat keras dan lunak di seluruh mobil menjadi lebih mudah dikelola. Mouser Electronics, Inc., distributor resmi berskala global yang menawarkan komponen elektronik dan produk otomatisasi terbaru, meluncurkan episode terbaru dari serial teknologi “Empowering Innovation Together” (EIT).

Episode tersebut mengulas zonal architecture yang menghasilkan fitur-fitur konektivitas yang semakin optimal untuk software-defined vehicle (SDV). Lewat episode seputar konten teknis ini, EIT mengeksplorasi konsep desain, virtualisasi, dan studi kasus penggunaan pada masa depan yang didukung zonal architecture demi memajukan inovasi otomotif.

Ketika industri otomotif bertransisi menuju kendaraan listrik dan sistem dukungan pengemudi (driver assistance system) yang canggih, desain modern tersebut membutuhkan pemutakhiran perangkat keras dan lunak. Performa mobil juga dioptimalkan dengan membuat zona terpisah di mobil berdasarkan fitur-fitur spesifik, serta menerapkan platform komputasi mobil.

Lewat pendekatan ini, reliabilitas menjadi lebih baik, kinerja mobil pun meningkat, serta usia pakai mobil menjadi lebih awet. Pendekatan ini turut mewujudkan sebuah pengalaman imersif. Maka, Mouser membahas bagaimana fitur-fitur baru ini menghadirkan berbagai peluang dari sisi desain dan rekayasa otomotif.

Dalam podcast “The Tech Between Us” bersama Director, Technical Content, Mouser, Raymond Yin dan Christian Uebber, Chief Technology Officer, ETAS. Sebelumnya mengulas kompleksitas dari rangkaian komponen elektronik mutakhir. Mereka juga mengeksplorasi perubahan yang dibutuhkan dalam perangkat lunak dan keras untuk bertransisi menuju platform komputasi baru yang mengutamakan pertimbangan co-design.

“Lewat episode terbaru ini, kami mengeksplorasi peluang transformatif zona architecture,” ujar Yin. “Pendekatan visioner ini menjadi terobosan dalam desain spasial. Untuk itu, kami menggali berbagai jenis aplikasinya melalui diskusi menarik bersama pakar-pakar terkemuka di bidang tersebut.”

Serial ini terdiri atas artikel teknis, infografis, video dan lain sebagainya untuk memperkenalkan SDV serta peran zonal architecture dalam meningkatkan aspek keselamatan berkendara, efisiensi, dan personalisasi. Lebih lagi, materi edukasi tersebut memandu ahli teknik otomotif yang tengah mempertimbangkan manfaat dari arsitektur jaringan terbaru ini.

Tentang Mouser Electronics

Mouser Electronics, bagian dari Berkshire Hathaway, adalah distributor semikonduktor dan komponen elektronik resmi yang menawarkan New Product Introductions dari mitra-mitra produsen terkemuka. Melayani komunitas yang terdiri atas ahli teknik desain elektronik dan pembeli global, situs milik distributor global ini, mouser.com, tersedia dalam berbagai bahasa dan mata uang, serta menampilkan lebih dari 6,8 juta produk yang dibuat lebih dari 1.200 produsen.

Mouser memiliki 28 lokasi layanan pelanggan di seluruh dunia yang menyediakan dukungan terbaik bagi pelanggan dengan bahasa, mata uang, dan zona waktu lokal. Mouser menjual produk kepada lebih dari 650.000 pelanggan di 223 negara/wilayah. Produk tersebut dikirim Mouser dari fasilitas distribusi mutakhir seluas 1 juta kaki persegi di pusat kota Dallas, Texas. Informasi lebih lanjut tersedia di https://www.mouser.com/.

Source : prnewswire.id

.

Continue Reading

Trending